MESUJI (Lampungpro.com): Walau kondisi sudah kondusif, hingga saat ini, aparat TNI dan kepolisian masih siap siapa menjaga keamanan pascabentrok antara PAM Swakarsa Perusahaan Prima Alumga (PPA), Rabu (2/8/2017). Sebelumnya, PAM Swakarsa dana masyarakat adu tembak di kawasan Sungai Cambai sekitar pukul 18.00 WIB, Selasa (1/8/2017). Kerusuhan itu diduga dipicu karena pihak perusahaan memindahkan portal sejauh satu kilometer dari kanal Riuh Tangis. Akibatnya, tiga orang tertembak, dua dari pihak PAM Swakarsa dan seorang warga setempat.
Meskipun telah kundusif, personil TNI dan Polri tetap melakukan pengamanan di lokasi guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. "Sementara situasi keamanan di Mes PT PA kini mulai kondusif dan aman pascapembakaran oleh sejumlah orang tadi malam. Dan, tadi telah kita lakukan olah TKP. Sampai saat ini saya masih di lokasi dan anggota kepolisian juga sudah disiagakan di lokasi ini," kata Kapolres Mesuji AKBP Priyanto Teguh, melalui ponselnya, Rabu (2/82017).
Soal kerugian akibat pembakaran tersebut, menurutnya, belum bisa ditaksir, Sebab, aparat kepolisian masih mengumpulkan saksi-saksi dan data-data di lapangan. Pantauan Lampungpro.com, sebanyak 70 anggota kepolisian Polres Mesuji gabungan dan polsek setempat terlihat siap siaga. Pasukan itu ditambah satu pleton anggota Brimob dari Tulangbawang.
Di tempat terpisah, Dandim 0426/Tulangbawang, Letkol ARM Kus Fiandar Yusuf mengatakan, anggota TNI disiapsiagakan sebanyak 10 personil. "Personil sebanyak sepuluh orang, guna mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Personil saya dilengkapi senjata. Rencana penambahan personil belum ada, tapi kita lihat situasi dan kondisi, bila diperlukan kami siap menambah personil. Kita backup aparat kepolisian, kata dia.
Sebelumnya diberitakan diduga akibat pemasangan portal oleh pihak Perusahaan Prima Alumga (PPA), PAM Swakarsa perusahaan itu bentrok adu tembak dengan warga setempat, sekitar pukul 18.00 WIB. Akibatnya, dua anggota PAM Swakarsa mengalami luka tembak, diduga menggunakan senjata api rakitan milik warga. Keduanya adalah Gendi (50), warga Sidang Gunungtiga. Dia mengalami luka tembak di dada. Sedangkan korban lainnya adalah Jendrik (30), warga Sungai Sidang yang mengalami luka di kaki.
Sementara, korban luka dari kelompok Sungai Cambai diketahui bernama Ecan (35), dengan luka tembak di perut. Dari kejadian itu, kantor, mes karyawan, mes anggota Polri, dan TNI sebanyak 12 unit dibakar. Saat ini, kami masih di lokasi kejadian, kata Kapolsek Mesuji Timur, Iptu Taka. (RIO/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16078
EKBIS
8682
Bandar Lampung
6044
294
03-Apr-2025
337
03-Apr-2025
453
03-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia