Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pelaku Pariwisata Sumatera Selatan Beralih ke Sistem Online
Lampungpro.co, 13-Jan-2017

Amiruddin Sormin 1118

Share

PALEMBANG (Lampro): Sedikitnya 110 pelaku industri pariwisata Palembang dan Sumatera Selatan (Sumsel), antusias menjadi online travel agent (OTA) lewat sosialisasi 'Go Digiital Be The Best'atas kerja bareng antara Disbudpar Provinsi Sumsel dan Kementerian Pariwisata. Kami dorong semua industri pariwisata di Sumsel untuk segera bergabung ke ITX, Indonesia Travel Xchange, kata Irene Camelyn Sinaga, Kadisbudpar Sumsel di Ballroom Santika Hotel Palembang, Kamis (12/1/2017).

Irene meyakinkan semua pelaku bisnis di daerahnya, agar segera bermigrasi dari travel agent manual ke digital. Sejak lama Irene berusaha mengajak pebisnis pariwisata itu, tapi masih dianggap angin surga dan ujungnya disikapi sebagai angin lalu saja. Kali ini saya paksakan, harus jalan! Harus go digital. Kalau tidak, kita akan tertinggal dengan daerah lain dan negara lain. Atau bahkan, kue bisnis di sector ini akan direbut dan dinikmati oleh orang lain bahkan bisa jadi Negara lain! jelasnya.

Apa yang menjadi kegalauan Irene itu sangat beralasan. Dia membaca data yang bersumber dari TripAdvisor 2016, bahwa travel is online. Sebanyak 63% travellers di seluruh dunia, saat ini melakukan search, atau look, lalu booking dan payment secara online. Tidak lagi walk in service lagi, tidak datang ke kantor pemasaran travel agent, baru membuat planning untuk berwisata, menanyakan harga-harga, dan membayar di kasir, seperti dulu lagi. Kalau kita tidak berubah, maka orang lain yang akan masuk. Trend angka 63% itu akan terus bertumbuh, ujar Irene.

Data lain, 50% dari penjualan online travel agent (OTA) menggukan lebih dari satu device. Bisa dengan smartphone, bisa juga dengan personal computer. Lalu, 200 orang lebih per menit, para travellers meng-upload pengalaman atau testimony mereka setelah berwisata menggunakan fasilitas yang mereka beli. Mereka bisa langsung interaktif, jika bagus berkomentar oke, jika buruk layanannya pun langsung dapat impact-nya. Dengan cara digital ini, services menjadi nomor satu, jelas Irene.

Persis dengan yang disampaikan Samsriyono Nugroho, Stafsus Menpar BIdang IT yang menyebutkan bahwa 49% tour operators itu terjun bebas. Ada 24 tour operator raksasa di dunia, juga hancur, anjlok dan bahkan bankrut. Selama 2011-2014 mereka jatuh bangkrut, termasuk Thomas Cook, salah satu tour operator terbesar di Eropa. Penyebabnya? Orang berubah, bertransaksi secara digital dan online, jelas Samsriyono.

Samsriyono pun menterjemahkan apa yang sering dipresentasikan Menteri Pariwisata Arief Yahya di berbagai momentum, bahwa saat ini sudah masuk era digital lifestyle. Mereka lebih menggunakan digital, mobile, personal dan interactive. Dalam tourism, search and share 70% menggunakan online media. Karena itu, digital media memiliki efektivitas 4x dibandingkan dengan conventional media, kata dia.

Claudia Ingkiriwang, Ketua Probis Indonesia Travel Xchange (ITX) memancing para industri dengan pertanyaan: Ada yang tahu Groupon.Com di ruangan ini? Ada yang tahu Homestay.Com? Hostelbookers.Com? Kiostix.Com? Agoda.Com? Booking.Com? Traveloka.Com? Tiga pertanyaan terakhir itu, audience baru ngeh, mereka baru tersadar dengan Online Travel Agent, yang akan disupport oleh ITX.

Jadi, ITX bukan OTA ya? Jangan salah paham, nanti kalau ITX itu online travel agent, kami bersaing sendiri dong dengan para industry pariwisata di sini? ITX itu bukan perusahaan yang bergerak di Pariwisata, kami jamin bahwa kami bukan pesaing Anda. ITX itu 100% perusahaan IT Solution, yang membantu mempermudah proses bisnis di sector Pariwisata ini, kata Claudia.

ITX hanyalah mesin atau platform yang akan mempertemukan buyers dan sellers secara online. Semua proses, dari searching, booking, payment, akan dibuat online, dan peserta yang registrasi untuk bergabung dengan ITX, tidak dipungut biaya. Alias gratis. Yang belum punya website, akan diberikan template web-nya yang sudah commerce. Lalu akan diinstal booking system dan payment mechine, yang juga free aluas tidak berbayar! kata Claudia. (R1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved