BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Ratusan aparat keamanan dari Polresta Bandar Lampung dan Pol PP Kota mengawal rencana pembersihan lokasi pembangunan fly over di Jalan Teuku Umar-depan PTPN 7, sekitar pukul 20.30 WIBB, Jumat (16/6/2017). Kepala Pol PP Kota Bandar Lampung Cik Raden menegaskan jika pembangunan fly over dihentikan, maka lebih dari 500 warga Bandar Lampung dipastikan turun dan akan mengawal pembangunan jalan yang diharapkan mengurai kemacetan di Bandar Lampung itu. Kalau ada yang berencana menghentikan, 500 warga Bandar Lampung siap turun mengawal agar fly over terus dilakukan, kata Cik Raden, di lokasi.
Beredar info, Tim dari Pemprov Lampung akan melakukan penghentian pembangunan fly over karena tidak memiliki izin. Namun, semua itu dibantah Cik Raden. Menurut dia, semua pembangunan fly over sudah ada izin dari pihak-pihak terkait. Herannya, kenapa fly over di Jalan Teuku Umar, depan Mal Bumi Kedaton (MBK) saja yang dipermasalahkan, kata dia.
Diberitakan sebelumnya, BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Pemerintah Provinsi Lampung meminta Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, menghentikan pembangunan fly over di Mal Bumi Kedaton Ruas Jalan Nasional Jalan Teuku Umar-Jalan ZA Pagaralam. Dalam surat nomor: 551/1267/V.13/2017, tanggal 7 Juni 2017, Prihal penghentian altivitas pembangunan fly over di kawasan itu, ditandatangani langsung Sekdaprov Lampung Sutono.
Dalam surat itu dijelaskan berdasarkan surat Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Direktorat Jendral Bina Marga Kementrian PUPR No. PW.04.01-Bbs/145, tanggal 26 Mei 2017, meminta pembangunan fly over itu dihentikan. Penghentian sementara sambil menunggu syarat-syarat kelengkapan dokumen seperti FS, DED, AMDAL/UKL-UPL dan andalalin.
Selain itu, belum dilaksanakan serah terima pelimpahan pengelolaan aset jalan nasional dari pemerintah pusat kepada Pemkot Bandar Lampung. Sehingga, Saudara (Wali Kota), diminta menghentikan sementara pembangunan fly over Mal Bumi Kedaton ruas Jalan Teuku Umar-Jalan ZA Pagaralam, kata Sutono dalam surat tersebut, yang diterima Lampungpro.com, Kamis (8/6/2017).
Sebelumnya, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN memantau langsung lokasi pembangunan fly over di Bandar Lampung. Dari tiga fly over yang akan dibangun, Herman memantau dua di antaranya. "Lihat dulu yang sedang dibangun, lampu merah MBK dan Unila," kata Herman saat ditemui Lampungpro.com di lokasi pembangunan fly over lampu merah Unila, Kamis (1/6/2017).
Herman menjelaskan pembangunan fly over ditujukan untuk mengurai kemacetan. Pembangunan fly over, menurut Herman, tidak akan mengganggu arus lalu lintas saat Idulfitri nanti. "Idulfitri bisa dilalui lah, paling tidak sebelah dulu," kata dia.
Sementara untuk penyelesaian pembangunan fly over ditargetkan Desember 2017 sudah selesai. Butuh waktu enam sampai tujuh bulan untuk merampungkan semua. "Nggak bisa cepat, tetapi progres selalu ada, membangun tidak boleh sembarangan," kata dia.
Saat ini, pembangunan fly over di lampu merah MBK sudah berjalan dengan baik. Sisi sebelah sudah dibangun pondasi. Untuk fly over lampu merah Unila, kata Herman, baru dibuatkan tumpuan pondasi. (EZAL/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16859
Lampung Selatan
5416
Bandar Lampung
5049
237
05-Apr-2025
213
05-Apr-2025
278
05-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia