Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pemkot Bandar Lampung Perkuat Upaya Penanggulangan TBC, Siap Jalankan Arahan Pusat
Lampungpro.co, 15-Apr-2026

Adi 180

Share

Wali Kota Eva Dwiana Bersama Wamenkes dan Wamendagri Pada Saat Konferensi Pers | SS Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya dalam menekan angka kasus tuberkulosis (TBC) melalui berbagai langkah konkret di lapangan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, saat mendampingi kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, dan Wakil Menteri Kesehatan, Beniamin Paulus Octavianus, di Aula Semergo Pemerintah Kota Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Eva Dwiana menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam menjalankan arahan pemerintah pusat guna menekan penyebaran TBC.

“Kami terus aktif melakukan sosialisasi kesehatan, termasuk TBC. Insyaallah angka TBC bisa ditekan, dan kami siap melaksanakan arahan pusat,” ujarnya.

Saat ini, Kota Bandar Lampung didukung fasilitas layanan kesehatan yang cukup memadai, terdiri dari 31 puskesmas, dengan rincian 15 puskesmas rawat jalan dan 16 puskesmas rawat inap. Selain itu, terdapat pula 50 puskesmas pembantu serta 126 pos layanan kesehatan yang tersebar di berbagai wilayah Kota Bandar Lampung.

Sementara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa TBC merupakan penyakit menular yang harus ditangani secara serius karena berdampak langsung terhadap produktivitas masyarakat.

“Ini harus diatasi agar tidak terus menular dan mengganggu produktivitas,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya percepatan penemuan kasus sebagai kunci utama pengendalian TBC. Berdasarkan data, capaian pengobatan TBC di Provinsi Lampung mencapai 98 persen pada 2025 dan 81 persen pada triwulan pertama 2026.

Menurutnya, keberhasilan penanganan TBC tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada kolaborasi lintas sektor untuk mencapai target,” ujarnya.

Gubernur juga menilai sejumlah program kesehatan, termasuk upaya promotif dan preventif, telah memberikan dampak signifikan dalam menekan beban rumah sakit rujukan.

Sebagai ibu kota provinsi, Bandar Lampung diharapkan mampu menjadi contoh dalam penanganan TBC, sekaligus memperkuat sistem layanan kesehatan guna menekan penyebaran penyakit menular di daerah.

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved