Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pemprov Lampung Raih Penghargaan Pembangunan Terpuji Kategori Program Pendidikan Terbaik
Lampungpro.co, 29-Aug-2026

Febri 268

Share

Pemprov Lampung Saat Raih Penghargaan Nasional | Lampungpro.co/Dok Kominfo

JAKARTA (Lampungpro.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, meraih penghargaan Anugerah Program Inovasi Pembangunan Terpuji 2026, untuk Kategori Inovasi Pendidikan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia yang diberikan oleh detik.com, bagian dari Trans Media Group.

Penghargaan tersebut diberikan dalam malam penganugerahan yang diselenggarakan detik.com Regional Sumatera pada Jumat (28/8/2026) malam.

Penghargaan Kategori Inovasi Pendidikan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM), diterima langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dan diserahkan Pemimpin Redaksi detik.com Ardhi Suryadhi.

Penghargaan ini, menjadi apresiasi terhadap inovasi Pemprov Lampung dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan SDM, yang menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah.

Sektor pendidikan menjadi perhatian penting karena pembangunan SDM tidak hanya menyangkut peningkatan akses terhadap pendidikan, tapi juga kualitas pembelajaran, pengembangan kompetensi peserta didik, serta kesiapan generasi muda menghadapi tantangan di masa mendatang.

Diraihnya penghargaan tersebut, sekaligus menjadi dorongan bagi Pemprov Lampung untuk terus menghadirkan berbagai terobosan di bidang pendidikan yang inovatif, relevan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan dan SDM, merupakan salah satu kunci utama bagi Lampung untuk mengejar ketertinggalan dan mendorong kemajuan daerah.

"Kami di Lampung sangat percaya, salah satu syarat peradaban, negara, dan masyarakat akan maju, apabila pendidikannya jadi lebih baik," kata Rahmat Mirzani Djausal.

Menurut Gubernur Mirza, pembangunan SDM menjadi fokus Pemprov Lampung karena kualitas manusia, merupakan fondasi penting untuk mendorong pembangunan daerah, sekaligus meningkatkan daya saing masyarakat.

Komitmen tersebut, diwujudkan melalui kebijakan penghapusan uang komite pada SMA, SMK, dan SLB Negeri di Lampung. Kebijakan itu menjadi bagian dari program pendidikan gratis yang diinisiasi Pemprov Lampung, untuk memperluas akses pendidikan pada jenjang menengah.

Melalui kebijakan tersebut, biaya pendidikan diharapkan tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak Lampung untuk melanjutkan sekolah, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Namun demikian, penghapusan uang komite tidak berarti kebutuhan operasional sekolah dihentikan. Pemprov Lampung mengalihkan dukungan pembiayaan melalui anggaran daerah, agar sekolah tetap dapat menjalankan proses pembelajaran dan memenuhi kebutuhan operasional, tanpa membebankan pungutan rutin kepada orang tua siswa.

Dalam APBD 2026, Pemprov Lampung mengalokasikan lebih dari Rp 100 miliar untuk mendukung penggratisan biaya pendidikan SMA dan SMK Negeri melalui Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPD). Anggaran tersebut, menjadi instrumen pemerintah daerah untuk menjaga keberlangsungan operasional sekolah setelah uang komite dihapus.

Selain itu, sekolah tetap dituntut mengelola anggaran secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Penghapusan pungutan kepada orang tua, tidak boleh berujung pada penurunan kualitas layanan pendidikan yang diterima siswa.

Kebijakan pendidikan gratis, juga diarahkan agar tidak berhenti pada persoalan pembiayaan. Pemprov Lampung menempatkannya sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk meningkatkan kualitas SDM, sekaligus menekan angka anak tidak sekolah.

Dengan biaya pendidikan yang semakin terjangkau, pemerintah berharap semakin banyak anak Lampung dapat menyelesaikan pendidikan menengah. Pendidikan yang lebih inklusif, juga membuka peluang lebih besar bagi mereka, untuk melanjutkan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja.

Penghargaan detikSumatera Awards 2026 menjadi apresiasi terhadap upaya tersebut. Ajang yang digelar detikcom itu memberikan penghargaan kepada tokoh, pemerintah, BUMD, korporasi swasta, dan pihak lainnya yang dinilai memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kemajuan Sumatera.

Bagi Lampung, penghargaan tersebut memperkuat dorongan agar kebijakan pendidikan terus diarahkan pada hasil yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar pada penghapusan biaya.

Dalam jangka panjang, akses pendidikan yang lebih luas dan peningkatan kualitas SDM diharapkan menjadi modal bagi Lampung untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan daya saing, dan memberikan kesempatan masa depan yang lebih baik bagi generasi mudanya. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved