Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pengunjung Pantai Kerangmas Kecewa Jalan Rusak dan Parkir Mahal
Lampungpro.co, 02-Jan-2018

Lukman Hakim 1535

Share

Lampungpro.com, Portal berita Lampung, Portal Berita Online Lampung, Situs Berita Online Lampung, Berita Online Lampung Terdepan, Berita Online Lampung Terkini, Situs Berita Pembangunan Lampung, Situs Berita Pariwisata Lampung, Situs Berita Pendidikan Lampung, Portal Berita Politik Lampung, Portal Berita Nasional Lampung, Portal Berita Olahraga Lampung, Portal Berita Lampung Terkini, Berita Bisnis Lampung Terdepan, Berita Politik Lampung Terkini, Persiapan Asean Games, Berita Asian Games Terkini, Berita Malam Tahun Baru

LAMPUNG TIMUR (Lampungpro.com): Pantai Kerangmas, Desa Muaragading Mas, Kecamatan Labuhanmaringgai, Lampung Timur sudah menjadi salah satu obyek wisata yang digemari masyarakat. Sayangnya, kondisi jalan masuk menuju lokasi wisata itu sangat buruk. Kepala Desa Muaragading Mas, Wahyono, mengatakan dia akan konsultasi dengan Pemkab, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk menanyakan persoalan jalan menuju pantai.

Intinya, kami akan minta solusi dengan pemkab guna perbaikan insfratruktur jalan khususnya jalan menuju pantai. Kondisi jalan ini memang sangat dikeluhkan warga yang ingin menikmati pantai, kata Wahyono, Senin (1/1/2018).

Sementara itu, Andri, pengunjung Pantai Kerangmas dari Kecamatan Wayjepara, mengaku kecewa setelah berlibur ke pantai itu. Hal itu karena berbagai persoalan, terutama kerusakan jalan dan kurang terencananya situasi lalu lintas. Sehingga, mengakibatkan terjadi kemacetan hingga ber jam jam. Kemudian, mahalnya ongkos parkir yang mencapai 10 ribu untuk satu sepeda motor dan kumuhnya situasi sekitar pantai.

Wisatawan lain, Supardi, dari Lampung Tengah, membawa kendaraan mobil beserta keluarga mengaku diminta uang parkir mobil Rp50 ribu. Alasan pengelola, Rp50 ribu tersebut merupakan uang parkir dan uang masuk ke lokasi pantai. Kekecewaan dirasakan Supardi dan keluarganya karena harus berjalan sepanjang dua kilometer karena mobil tidak bisa masuk ke lokasi dengan alasan terjadi kemacetan. Tahu begitu tadi kami berlibur ke Taman Nasional Way Kambas saja, lebih murah dan juga lebih sejuk lokasinya untuk bersantai dengan keluarga, kata Supardi. (SUSANTO/PRO2)

 

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16636


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved