Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Perbasi Cup Piala Gubernur Lampung 2026, Mayang : Wadah Mencetak Atlet Berprestasi dan Generasi Muda Berkarakter
Lampungpro.co, 15-Jun-2026

Sandy 322

Share

Ketua Pelaksana Perbasi Cup Piala Gubernur Lampung 2026, Dewi Mayang Suri Djausal, S.P., M.M | LAMPUNGPRO.CO

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Semangat membangun generasi muda melalui olahraga kembali digaungkan dalam gelaran Kejuaraan Perbasi Cup Piala Gubernur Lampung 2026 Session 2 yang berlangsung di GOR Siger Bandar Lampung pada 15–21 Juni 2026. Tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, turnamen yang diikuti 65 tim dari jenjang SD, SMP, hingga SMA ini diharapkan menjadi ruang pembinaan bagi lahirnya atlet-atlet masa depan Lampung.

Ketua Pelaksana kejuaraan, Dewi Mayang Suri Djausal, menegaskan bahwa Perbasi Cup bukan hanya tentang mengejar kemenangan di lapangan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dirancang sebagai sarana membentuk karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, sportif, tangguh, dan mampu bekerja sama dalam tim.

Menurut Mayang, tingginya antusiasme peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Lampung menunjukkan bahwa olahraga basket semakin diminati kalangan pelajar. Kondisi tersebut menjadi sinyal positif bahwa pembinaan atlet usia dini di Lampung terus berkembang dan memiliki masa depan yang menjanjikan.

"Kami sangat bersyukur melihat semangat para peserta yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa basket semakin dicintai generasi muda Lampung. Kami berharap dari kompetisi ini akan lahir atlet-atlet berbakat yang kelak mampu membawa nama Lampung bersaing di tingkat nasional bahkan internasional," ujar Mayang.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang terus memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga di Provinsi Lampung. Dukungan tersebut dinilai menjadi energi positif bagi berbagai program pembinaan atlet muda yang terus dilakukan PERBASI Lampung.

Bagi Mayang, prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Dibutuhkan proses panjang, pembinaan berkelanjutan, serta ruang kompetisi yang sehat agar para atlet muda dapat mengasah kemampuan dan mental bertanding sejak dini.

Karena itu, ia mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan setiap pertandingan sebagai sarana belajar, bukan semata-mata mengejar gelar juara.

"Atlet hebat bukan hanya mereka yang menang di lapangan. Atlet sejati adalah mereka yang mampu menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, menghargai keputusan wasit, dan tetap menjaga nama baik sekolah serta daerahnya dalam setiap pertandingan," tegasnya.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved