Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Permintaan Kurban Meningkat, Pemprov Lampung Catat Penjualan Sapi dan Domba di Lampung Naik Drastis
Lampungpro.co, 30-May-2026

Febri 202

Share

Pemprov Lampung Saat Melakukan Pemeriksaan Hewan Kurban | ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mencatat, Lampung kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu lumbung ternak nasional, dengan meningkatnya permintaan dan penjualan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha tahun 2026.

Peningkatan signifikan terjadi pada komoditas sapi dan domba, yang menjadi penopang utama kebutuhan kurban di berbagai daerah menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung, Lili Mawarti mengatakan, tingginya permintaan hewan kurban dari berbagai wilayah, menjadi indikator kuat kualitas dan ketersediaan ternak asal Lampung semakin dipercaya masyarakat.

"Lampung terus berkontribusi besar dalam menyuplai ternak kurban ke berbagai wilayah di Indonesia. Hal ini menunjukkan, sektor peternakan Lampung memiliki daya saing dan kapasitas produksi yang baik," kata Lili Mawarti, Jumat (29/5/2026).

Berdasarkan data sementara penjualan ternak kurban antar provinsi dan antar kabupaten/kota di Lampung, penjualan sapi pada tahun 2026 mencapai 60.429 ekor atau meningkat 40,15 persen dibanding tahun 2025, yang tercatat ada 43.116 ekor.

Sementara penjualan kerbau meningkat dari 242 ekor pada tahun 2025, menjadi 337 ekor pada tahun 2026, atau naik sebesar 39,25 persen. Peningkatan tertinggi terjadi pada komoditas domba, di mana pada tahun 2025 tercatat ada 1.764 ekor, sedangkan tahun 2026 meningkat menjadi 3.912 ekor, atau naik sekitar 121,76 persen.

Di sisi lain, ternak kambing mengalami sedikit penurunan, dari 143.335 ekor pada tahun 2025 menjadi 139.917 ekor pada tahun 2026, atau turun sebesar 2,38 persen. Penurunan pada ternak kambing, dimungkinkan terjadi karena adanya pergeseran preferensi masyarakat dalam pelaksanaan kurban.

"Penurunan kambing dapat disebabkan karena sebagian masyarakat, kini mulai beralih untuk melakukan kurban menggunakan sapi, kerbau, maupun domba," ujar Lili Mawarti.

Data tersebut diperoleh dari data lalu lintas ternak antar provinsi serta data Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) Wilayah Lampung. Selain memenuhi kebutuhan ternak kurban di dalam Lampung, pengiriman hewan kurban asal Lampung juga dilakukan ke berbagai daerah di Indonesia.

Untuk ternak sapi, distribusi dilakukan ke DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan. Sedangkan pengiriman kambing dan domba, dilakukan ke DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, serta Kalimantan Tengah.

Lonjakan pasokan sapi dan domba tersebut, sejalan dengan meningkatnya kapasitas peternak, membaiknya sistem distribusi dan lalu lintas ternak, serta pengawasan kesehatan hewan yang semakin ketat menjelang Iduladha.

Pemprov Lampung melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan bersama APPSI, juga terus memperkuat kemitraan antara peternak, pengepul, dan lembaga kurban nasional, guna memastikan kebutuhan hewan kurban terpenuhi secara optimal.

Pemprov Lampung terus mendorong para peternak di Lampung, untuk menjaga kualitas dan kesehatan ternaknya, agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga. Dengan potensi peternakan yang dimiliki, Lampung optimistis dapat terus menjadi salah satu daerah penyangga utama kebutuhan ternak nasional.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung juga menghimbau kepada masyarakat, untuk memilih hewan kurban yang sehat, cukup umur, dan telah melalui pemeriksaan petugas kesehatan hewan. Posko pemeriksaan kesehatan hewan, turut disiapkan di sejumlah titik keluar masuk ternak, guna memastikan hewan kurban yang aman, sehat, dan sesuai syariat. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved