Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

PKDL Apresiasi Inovasi BPOM Wujudkan Pelayanan Publik Inklusif di Lampung
Lampungpro.co, 28-Aug-2026

Sandy 252

Share

Ketua Harian PKDL Lampung, Dewi Mayang Suri Djausal, S.P., M.M. (kiri) | LAMPUNGPRO.CO/Oza

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Anang Risgiyanto, menyampaikan bahwa persoalan keamanan obat dan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, pengawasan tidak dapat hanya mengandalkan BPOM, tetapi membutuhkan dukungan pemerintah daerah, pelaku usaha, masyarakat, hingga berbagai komunitas.

Anang mengatakan, ketersediaan obat yang aman serta pangan yang memenuhi standar memiliki kaitan erat dengan kesehatan masyarakat. Karena itu, pengawasan obat dan pangan perlu ditempatkan sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah.

“Keamanan obat dan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Cara pandang kita harus berubah, dari yang sebelumnya dianggap sebagai persoalan sektoral menjadi bagian dari pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat, peningkatan kualitas SDM, dan daya saing daerah,” jelasnya.

Menurut Anang, peredaran obat ilegal maupun pangan yang tidak memenuhi ketentuan dapat menimbulkan dampak serius bagi masyarakat. Selain berpotensi mengganggu kesehatan, kondisi tersebut juga dapat memengaruhi produktivitas serta kualitas kehidupan masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah bersama BPOM dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus meningkatkan edukasi, pengawasan, serta partisipasi masyarakat agar keamanan obat dan pangan dapat diwujudkan secara bersama-sama.

Dalam forum tersebut, BPOM Bandar Lampung juga memperkenalkan sejumlah inovasi pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya Caring is Loving, sebuah inovasi layanan publik yang diarahkan agar lebih inklusif serta ramah terhadap kelompok rentan.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved