SEOUL (Lampungpro.co) – Politeknik Negeri Lampung (Polinela) memperluas jejaring akademik internasional melalui partisipasi dalam Korea–Indonesia Networking Days (KIND) 2026. Dalam agenda yang diinisiasi Korean Center Jakarta pada 19–24 Oktober 2026 tersebut, Polinela menjajaki peluang kerja sama pendidikan, penelitian, serta mobilitas mahasiswa dan dosen dengan sejumlah perguruan tinggi di Korea Selatan.
Delegasi Polinela dipimpin Direktur Polinela, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., bersama Wakil Direktur Bidang Kerja Sama, Eko Win Kenali, S.Kom., M.Cs. Mereka bergabung dengan delegasi perwakilan politeknik negeri di Indonesia dalam rangkaian kegiatan penguatan kolaborasi pendidikan tinggi kedua negara.
Salah satu agenda utama berlangsung pada Senin (19/10/2026), ketika delegasi Polinela mengunjungi Korea University (KU) untuk melakukan presentasi, diskusi, dan penjajakan kerja sama akademik. Pertemuan digelar di ruang pertemuan Gedung Rektorat KU.
Dalam kesempatan tersebut, Eko Win Kenali memaparkan profil Polinela, potensi Provinsi Lampung, serta berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Pertemuan ini menjadi ruang untuk memperkenalkan kapasitas pendidikan vokasi Polinela sekaligus mengidentifikasi bidang kerja sama yang relevan dengan kebutuhan kedua institusi.
Dari pihak Korea University, pertemuan dihadiri Professor Seong-Taek Yun selaku Executive Vice President for Research dan Professor Song Sang Kee sebagai Vice President of International Affairs.
Dalam diskusi tersebut, Korea University menyampaikan sejumlah peluang kolaborasi, di antaranya program summer mobility dan winter mobility yang dapat membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti kegiatan akademik lintas negara. Selain itu, tersedia pula peluang bagi lulusan untuk melanjutkan studi ke jenjang magister dan doktoral.
Direktur Polinela, Dwi Puji Hartono, mengatakan pertemuan tersebut menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan Polinela di tingkat internasional sekaligus memperluas jaringan kemitraan dengan perguruan tinggi luar negeri.
“Pertemuan ini menjadi kesempatan penting bagi Polinela untuk memperkenalkan institusi, memperluas jejaring internasional, serta membuka jalur dan peluang kolaborasi yang lebih konkret,” ujarnya.
Menurut Dwi, praktik Korea University dalam menghubungkan pembelajaran dengan kebutuhan industri memiliki keselarasan dengan pendekatan Project Based Learning (PBL) yang diterapkan di Polinela.
Kesamaan pendekatan tersebut dinilai dapat menjadi dasar pengembangan kegiatan bersama, mulai dari proyek pembelajaran hingga penelitian kolaboratif yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua perguruan tinggi.
Setelah bertemu dengan pimpinan universitas, delegasi Polinela melanjutkan agenda ke Gedung Fakultas Engineering Korea University. Dalam pertemuan bersama pimpinan fakultas, termasuk dekan, kedua pihak mendiskusikan berbagai kemungkinan kerja sama lanjutan.
Peluang yang dijajaki mencakup penelitian bersama, kesempatan studi doktoral, serta program visiting professor. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas pertukaran pengetahuan, meningkatkan kapasitas akademik, dan membuka akses terhadap pengalaman pembelajaran serta riset di lingkungan perguruan tinggi internasional.
Selain agenda akademik, delegasi Polinela juga mengikuti pelatihan singkat pengenalan Hangeul, yakni sistem aksara Korea, bersama Korean Language Center (KLC). Program pembelajaran bahasa Korea yang diinisiasi KLC tersebut terbuka bagi masyarakat dan dapat dilaksanakan secara daring maupun luring.
Wakil Direktur Bidang Kerja Sama Polinela, Eko Win Kenali, menilai kunjungan tersebut memberikan banyak pembelajaran yang dapat menjadi bahan pengembangan institusi, selain membuka peluang kerja sama dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
“Selain peluang kerja sama tridarma, dalam kunjungan ini banyak hal yang dapat kita pelajari dan serap dari Korea University, terutama bagaimana KU mampu menempatkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di dunia,” kata Eko.
Melalui partisipasi dalam KIND 2026, Polinela berharap penjajakan kerja sama tersebut dapat ditindaklanjuti menjadi program yang konkret dan berkelanjutan. Kerja sama di bidang pembelajaran, mobilitas mahasiswa dan dosen, serta penelitian bersama diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan vokasi.
Upaya ini juga sejalan dengan komitmen Polinela untuk meningkatkan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan industri, memperluas wawasan internasional sivitas akademika, serta menyiapkan lulusan yang kompeten dan mampu bersaing di tingkat global. (***)
Berikan Komentar
Ketika Seorang Ayah Bekerja Sebulan Penuh, tetapi Tetap Tak...
483
Lampung Selatan
914
Polinela
1119
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia