Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Polinela Kenalkan Explainable AI untuk Tingkatkan Kompetensi Guru Bahasa Inggris SMK di Metro
Lampungpro.co, 02-Aug-2026

Sandy 465

Share

Dosen Polinela beri pembelajaran mengenai pengembangan sistem prediksi kompetensi Bahasa Inggris SMK di Metro | LAMPUNGPRO.CO/Ist

METRO (Lampungpro.co): Politeknik Negeri Lampung (Polinela) terus memperkuat perannya dalam mendorong transformasi pendidikan vokasi berbasis teknologi. Salah satunya melalui pelatihan dan diseminasi hasil riset Explainable Artificial Intelligence (XAI) bagi guru Bahasa Inggris SMK se-Kota Metro.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMKN 1 Metro tersebut diikuti 28 guru Bahasa Inggris dan menjadi bagian dari agenda resmi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris SMK Kota Metro. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung proses pembelajaran dan evaluasi di sekolah vokasi.

Ketua MGMP Bahasa Inggris SMK Kota Metro, Widiani Trisnaningsih, S.Pd., M.Pd., membuka kegiatan sekaligus mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara MGMP dan Polinela. Menurutnya, penguasaan literasi digital dan pemanfaatan AI secara tepat menjadi kebutuhan penting bagi guru agar pembelajaran semakin inovatif, berbasis data, dan selaras dengan tuntutan dunia kerja.

"Guru Bahasa Inggris SMK harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan industri," ujarnya.

Pelatihan dipandu oleh tim dosen Polinela yang terdiri dari Yusep Windhu Ari Wibowo, S.Pd., M.Pd., Ali Murtopo, S.Pd., M.A., dan Muhammad Fadli, S.Pd., M.S., dengan dukungan tiga mahasiswa, yakni Dio Gentano Ramadhan, Ahmad Azka Al Farid, dan Marisa Pangastuti.

Ketua tim, Yusep menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian terapan berjudul "Pengembangan Sistem Prediksi Kompetensi Bahasa Inggris Siswa SMK di Kota Metro Berbasis Explainable Artificial Intelligence."

Penelitian tersebut mengintegrasikan teknologi machine learning, learning analytics, dan Explainable AI untuk membantu guru memetakan kompetensi siswa secara lebih objektif, akurat, dan transparan.

Menurut Yusep, rendahnya kompetensi Bahasa Inggris lulusan SMK masih menjadi tantangan dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia. Padahal, sekolah telah memiliki banyak data pembelajaran digital melalui Learning Management System (LMS) yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

"Kami ingin menghadirkan teknologi yang tidak hanya mampu memprediksi kemampuan siswa, tetapi juga dapat menjelaskan alasan di balik hasil prediksi tersebut sehingga guru lebih mudah menentukan strategi pembelajaran yang tepat," kata Yusep.

Simulasi Aplikasi Lingua Guard

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah simulasi penggunaan Lingua Guard, aplikasi berbasis web yang dikembangkan untuk memprediksi kompetensi Bahasa Inggris siswa berdasarkan aktivitas belajar digital dan hasil evaluasi pembelajaran.

Melalui aplikasi tersebut, guru dapat menginput data siswa, melihat hasil prediksi tingkat kompetensi, sekaligus mengetahui faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap capaian belajar siswa.

Dengan pendekatan Explainable AI, sistem tidak hanya menampilkan hasil analisis, tetapi juga memberikan penjelasan yang mudah dipahami sehingga dapat dijadikan dasar dalam menyusun strategi pembelajaran.

Hasil analisis Lingua Guard dapat dimanfaatkan guru untuk mengidentifikasi siswa yang membutuhkan pendampingan, menentukan program remedial maupun pengayaan, memantau perkembangan kompetensi secara berkala, hingga menyusun pembelajaran berbasis data.

Selain itu, aplikasi ini juga diharapkan membantu siswa memahami posisi kemampuan mereka serta aspek keterampilan Bahasa Inggris yang masih perlu ditingkatkan.

Dukung Pembelajaran Berbasis Data

Pelatihan berlangsung interaktif dengan diskusi aktif dari para peserta. Para guru menilai pemanfaatan AI yang transparan seperti Lingua Guard sangat relevan untuk mendukung pembelajaran Bahasa Inggris di SMK, terutama dalam mendeteksi lebih dini siswa yang membutuhkan perhatian khusus.

Widiani menyebut pelatihan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan sistem evaluasi pembelajaran yang lebih objektif, terukur, dan berbasis teknologi.

Penelitian yang dikembangkan tim Polinela menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan target menghasilkan prototipe sistem pada Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) 5, sehingga siap diuji di sekolah mitra.

Selain menghasilkan prototipe sistem prediksi kompetensi Bahasa Inggris berbasis XAI, penelitian ini juga menargetkan publikasi ilmiah, seminar nasional, video hasil penelitian, publikasi media massa, hingga pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Melalui kegiatan ini, Polinela menegaskan komitmennya sebagai salah satu pusat pengembangan Artificial Intelligence in Education pada pendidikan vokasi. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan sekolah diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan daya saing lulusan SMK di Indonesia. (***)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
ASN Disuruh Absen Pagi dan Sore. Lalu,...

Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...

9598


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved