Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Polinela Kukuhkan 735 Lulusan, Siap Berkarya dan Berkontribusi
Lampungpro.co, 28-Sep-2026

Sandy 328

Share

Direktur Polinela, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., (tengah) | LAMPUNGPRO.CO/Ist

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Politeknik Negeri Lampung (Polinela) kembali melepas ratusan lulusan melalui Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Lulusan Magister Terapan, Sarjana Terapan, dan Ahli Madya ke-58, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di pelataran belakang Gedung Serba Guna (GSG) Polinela tersebut dibuka Ketua Senat Polinela, Ir. Bambang Utoyo, M.P., sebagai tanda dimulainya rangkaian prosesi akademik.

Sebanyak 735 wisudawan dan wisudawati dikukuhkan pada momentum tersebut. Mereka merupakan lulusan dari berbagai program studi dan jenjang pendidikan yang telah menyelesaikan proses akademik di Polinela.

Wisuda ke-58 ini juga menjadi wisuda ke-48 sejak Polinela berstatus sebagai perguruan tinggi negeri mandiri di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Dari total 735 lulusan, sebanyak 13 orang berasal dari Program Magister Terapan Ketahanan Pangan. Kemudian 135 lulusan dari Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, 55 lulusan Budidaya Tanaman Perkebunan, 73 lulusan Teknologi Pertanian, dan 88 lulusan Peternakan.

Selanjutnya, Jurusan Ekonomi dan Bisnis menyumbang 194 lulusan, Jurusan Teknik 22 lulusan, Jurusan Perikanan dan Kelautan 58 lulusan, serta Jurusan Teknologi Informasi sebanyak 97 lulusan.

Wakil Direktur Bidang Akademik Polinela, Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si., mengatakan wisuda bukan sekadar seremoni akademik. Momentum tersebut menjadi tahapan pelepasan lulusan untuk membawa kompetensi yang diperoleh selama kuliah ke dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

“Lulusan Polinela diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan teknis, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, bekerja sama, serta mampu menjawab kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja,” ujar Didik dalam laporannya.

Menurutnya, karakter pendidikan vokasi yang diterapkan Polinela diarahkan pada penguatan keterampilan praktis dan keterkaitan dengan kebutuhan dunia kerja. Karena itu, kelulusan menjadi awal bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama berada di kampus.

Dalam kesempatan tersebut, Polinela juga memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik tingkat institusi dari masing-masing jenjang pendidikan.

Untuk jenjang Magister Terapan, peringkat pertama diraih Reza Aldo Saputra dari Program Studi Ketahanan Pangan dengan IPK 4,00. Posisi kedua diraih Sakhira Najla Oktyana dengan IPK 4,00, sedangkan peringkat ketiga diraih Tinda Yuvita dengan IPK 3,95.

Pada jenjang Sarjana Terapan, Nurbaiti dari Program Studi Akuntansi Bisnis Digital, Jurusan Ekonomi dan Bisnis, menjadi lulusan terbaik pertama dengan IPK 3,99. Peringkat kedua diraih Vina Lupitasari dari Program Studi Pengelolaan Perhotelan dengan IPK 3,99.

Sementara peringkat ketiga diraih Dimas Diwa Nata dari Program Studi Agribisnis Peternakan, Jurusan Peternakan, dengan IPK 3,99.

Untuk jenjang Ahli Madya, Schanda Ammara Danisha dari Program Studi Perjalanan Wisata, Jurusan Ekonomi dan Bisnis, meraih peringkat pertama dengan IPK 3,91. Peringkat kedua diraih Rifda Azzahra dengan IPK 4,00 dan peringkat ketiga Anisa Putri dengan IPK 4,00. Keduanya berasal dari Program Studi Perjalanan Wisata.

Direktur Polinela, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., dalam amanatnya mengatakan, wisuda menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan pendidikan sekaligus membuka babak baru bagi para lulusan.

Menurutnya, keberhasilan seorang lulusan tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik. Kemampuan menerapkan ilmu, keterampilan, pengalaman, dan karakter yang diperoleh selama berada di kampus juga menjadi bagian penting dalam perjalanan setelah lulus.

“Hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru. Ilmu, keterampilan, pengalaman, dan karakter yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di Polinela harus dapat diwujudkan dalam karya dan kontribusi nyata di masyarakat,” ungkap Dwi Puji.

Ia juga mendorong lulusan untuk tidak berhenti belajar dan terus beradaptasi dengan perubahan. Kompetensi vokasi yang dimiliki diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menciptakan peluang sekaligus menghadirkan solusi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Dr. Anang R., memberikan apresiasi terhadap peran Polinela dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasi dan pengembangan sumber daya manusia di Lampung.

Menurut Pemerintah Provinsi Lampung, pendidikan merupakan salah satu fondasi penting pembangunan daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dibutuhkan agar lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan dan dunia kerja.

Dalam rangkaian wisuda tersebut, turut dilakukan penyerahan secara simbolik mahasiswa penerima Beasiswa Pemerintah Provinsi Lampung yang telah menyelesaikan pendidikan di Polinela kepada Pemerintah Provinsi Lampung. Penyerahan dilakukan Direktur Polinela kepada Kepala Bappeda Provinsi Lampung yang mewakili Gubernur Lampung.

Penyerahan tersebut menjadi simbol berakhirnya masa pendidikan para penerima beasiswa sekaligus harapan agar ilmu dan kompetensi yang diperoleh dapat kembali memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan ijazah secara simbolik oleh Direktur Polinela yang didampingi para ketua jurusan. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian akhir Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-58.

Melalui momentum tersebut, Polinela kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi vokasi dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, serta memiliki kesiapan menghadapi dunia usaha, dunia industri, dunia kerja, dan kehidupan bermasyarakat.

Sebanyak 735 lulusan yang dilepas pada Wisuda ke-58 kini memasuki tahap baru dalam perjalanan mereka. Bekal pendidikan dan keterampilan yang diperoleh di Polinela diharapkan menjadi modal untuk terus berkarya, berinovasi, serta memberikan kontribusi bagi kemajuan Lampung dan Indonesia. (***)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Ketika Sekolah Jadi Mesin Setoran: Dana BOS,...

Seperti lilin. Memberi cahaya kepada orang lain, tetapi perlahan...

1380


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved