Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Prestasi Mendunia, Lima Mahasiswa FEBI UIN RIL Jadi Pemakalah pada Konferensi Internasional
Lampungpro.co, 23-Jul-2026

Irsyad 210

Share

Sebanyak lima mahasiswa FEBI UIN RIL tampil sebagai pemakalah (presenter) pada International Conference on Digital, Social, and Science (ICoDSS) 2026. | Lampungpro.co/Dok. UIN RIL

Bandar Lampung (Lampungpro.co) : Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL). Sebanyak lima mahasiswa tampil sebagai pemakalah (presenter) padaInternational Conference on Digital, Social, and Science(ICoDSS) 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Ebizmark Academic, Kamis (23/7/2026).

ICoDSS 2026 merupakan konferensi ilmiah internasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi dari berbagai negara untuk mendiskusikan hasil-hasil penelitian di bidang digital, sosial, dan sains. Melalui forum tersebut, peserta mempresentasikan karya ilmiah, berdiskusi, serta membangun jejaring akademik di tingkat internasional.

Lima mahasiswa tersebut yang menjadi pemakalah yakni:

  1. Siti Wulandari, dengan artikelCorporate Social Responsibility and Earnings Management: Between Ethical Commitment and Managerial Opportunism.

  2. Suherni Dwi Listiani, dengan artikelBeyond Compliance: A Literature Review of Cybersecurity Disclosure, Corporate Governance, and Stakeholder Trust.

  3. Tomi Erlangga, dengan artikelIslamic Financial Disclosure: A Literature Review of Governance, Compliance, and Emerging Reporting Issues.

  4. Ahmad Rizki Apriansyah, dengan artikelHuman-Centered AI for Shared Prosperity: A Multi-Stakeholder Framework Bridging Innovation, Ethics, and Inclusion in Southeast Asia.

  5. Esti Novi Yanti, dengan artikelDigitalization of Cross-Border Payment Systems Based on QRIS: An Islamic Economic Perspective.

Kelima artikel tersebut mengangkat isu-isu strategis yang menjadi perhatian dunia akademik, mulai dari tata kelola perusahaan, tanggung jawab sosial perusahaan, pengungkapan keuangan syariah, keamanan siber, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), hingga digitalisasi sistem pembayaran dalam perspektif ekonomi Islam. Beragam topik tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam merespons perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kajian akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri.

Dekan FEBI, Prof. Dr. Kumedi Ja’far, S.Ag., M.H., mengapresiasi capaian lima mahasiswa yang berhasil tampil pada forum akademik internasional tersebut. Menurutnya, keikutsertaan mahasiswa dalam konferensi internasional menjadi salah satu indikator berkembangnya budaya akademik dan riset di lingkungan FEBI.

“Partisipasi mahasiswa dalam konferensi internasional merupakan langkah nyata menuju internasionalisasi pendidikan tinggi. Kami mengapresiasi dedikasi mahasiswa dan dosen pembimbing yang terus mendorong lahirnya karya-karya ilmiah berkualitas. Pengalaman ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik mahasiswa, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri serta memperluas jejaring ilmiah dengan akademisi dari berbagai negara,” ujarnya.

Ia menambahkan, FEBI akan terus memberikan dukungan kepada mahasiswa agar aktif mengikuti berbagai forum ilmiah bereputasi internasional sebagai bagian dari penguatan kualitas lulusan sekaligus mendukung internasionalisasi perguruan tinggi.

Ketua Prodi Akuntansi Syariah, Dr. E. Ridwansyah, M.E.Sy., mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan akademik yang dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan program studi.

Menurutnya, Prodi Akuntansi Syariah tidak hanya menargetkan mahasiswa lulus tepat waktu, tetapi juga membekali mereka dengan pengalaman akademik melalui penelitian, publikasi ilmiah, seminar, dan konferensi internasional.

“Forum seperti ICoDSS menjadi wadah yang sangat baik untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan gagasan ilmiah secara profesional. Kami ingin lulusan Akuntansi Syariah tidak hanya unggul dalam penguasaan teori, tetapi juga memiliki kemampuan penelitian, berpikir kritis, berkomunikasi secara ilmiah, serta mampu bersaing di tingkat global,” katanya.

Ia menambahkan, program studi akan terus memperbanyak kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai kegiatan akademik internasional sebagai bagian dari penguatan kompetensi lulusan.

Sementara itu, Sekretaris Prodi Akuntansi Syariah, Dr. Suhendar, S.E., M.S.Ak., Akt., ChFA., menilai partisipasi mahasiswa dalam konferensi internasional memiliki dampak strategis, baik bagi pengembangan kompetensi mahasiswa maupun peningkatan mutu institusi.

Menurutnya, pengalaman mempresentasikan hasil penelitian di hadapan peserta dari berbagai negara akan membentuk karakter akademik mahasiswa yang lebih percaya diri, adaptif, serta memiliki perspektif global terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

“Keikutsertaan mahasiswa dalam konferensi internasional seperti ICoDSS merupakan investasi akademik yang sangat penting. Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam menyampaikan hasil penelitian, menerima masukan dari akademisi internasional, serta membangun jejaring keilmuan yang akan sangat bermanfaat bagi pengembangan karier maupun studi lanjut. Pengalaman seperti ini tidak dapat diperoleh hanya dari proses perkuliahan di kelas,” jelas Suhendar.

(***)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
ASN Disuruh Absen Pagi dan Sore. Lalu,...

Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...

9012


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved