Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

PT Konverta Mitra Abadi Natar Raih Paramakarya Kategori Unggul Naker Award 2023 dari Kementerian Ketenagakerjaan
Lampungpro.co, 04-Dec-2023

Amiruddin Sormin 4913

Share

Pimpinan PT Konverta Mitra Abadi Natar Sunano (kiri) saat menerima Paramakarya di Jakarta. LAMPUNGPRO.CO/KMA

JAKARTA (Lampungpro.co): PT Konverta Mitra Abadi (KMA), Natar, Lampung Selatan, meraih penghargaan Produktivitas Paramakarya kategori 'Unggul'. PT KMA yang bergerak di bidang manufaktur kemasan kotak dan karton bergelombang itu, menjadi satu-satunya perusahaan yang mewakili Provinsi Lampung di ajang Naker Award 2023.

Penghargaan Paramakarya diberikan kepada perusahaan yang berhasil menunjukkan keberhasilan  dalam menerapkan konsep produktivitas dan kualitas dalam usahanya. Penghargaan Naker Award  dihadiri dan dibuka Wakil Presiden RI KH Maruf Amin dan diberikan Menteri ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziah kepada Pimpinan PT KMA, Sunano, di Balai Sarbini Jakarta, Jumat (1/12/2023).

Alahmdulillah, rasa syukur kepada Allah SWT karena diberikan kesempatan dan kemampuan dalam pencapaian Paramakarya 2023 ini. Kami ucapkan terima kasih kepada manajemen APP Sinar Mas terutama APP BU17 Carton box, seluruh Karyawan PT Konverta dan mitra kerja, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Disnaker Provinsi Lampung, Disnaker Lampung Selatan dan BPPD Provinsi Lampung yang memberikan pembinaan serta bimbingan teknis kepada kami," kata Sunano.

Sebelum penghargaan ini diraih, Desember 2022 PT Konverta Mitra Abadi juga berhasil terpilih menjadi perusahaan penerima penghargaan Produktivitas Tingkat Provinsi Lampung yakni Sidhakarya kategori 'Unggul'. Penghargaan ini diberikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, di Mahan Agung.

"Sehingga kami merasa pencapaian ini menjadi lengkap. Mulai dari tingkat daerah sampai ke nasional," kata Sunano didampingi Manager HR and Sustainability PT Konverta Mitra Abadi, Andri Restuni.

Pada kesempatan itu, Andri Restuni menambahkan pencapaian Paramakarya ini diraih melalui proses sistematis. Diawali pelatihan peningkatan produktivitas oleh BPPD Provinsi Lampung, bimtek auditor dan platform pengukuran peningkatan produktivitas dari Direktorat Bina Peningkatan Produktivitas Kemenaker RI. "Kemudian kami internalisasi dengan membentuk Tim Simppro di PT Konverta Mitra Abadi dengan kategori perusahaan skala besar," kata Andri Restuni.

Termasuk alignment dengan management review meeting yang menjadikan proses Simppro (tujuh elemen dan 200 kriteria) sebagai bagian dari sistem parameter yang diterapkan di perusahaan. Tujuh elemen tersebut, yaitu kepemimpinan, perencanaan strategis, pengembangan dan manajemen SDM, fokus pelanggan dan pasar, data, informasi dan analisis. Kemudian,manajemen proses dan hasil. Di dalamnya ada 200 kriteria yang diukur dalam Simppro untuk PT Konverta Mitra Abadi. 

"Prosesnya menjadi tidak begitu terasa sulit adalah karena PT Konverta Mitra Abadi tersertifikasi ISO 9001:2015, tujuh elemen dan 200 kriteria Simppro align dengan klausul ISO 9001:2015," ujar Andri.

Setelah itu pihaknya melakukan selft audit (audit internal). Kemudian mengikuti tahapan verifikasi/audit eksternal oleh lembaga audit independen yakni PT Sertifikasi Mutu Indonesia (SMI). "Pada tahapan verifikasi ini kami berhasil menjadi salah satu perusahaan besar yang terpilih menerima Penghargaan Produktivitas tingkat Provinsi Sidhakarya dengan kategori Unggul," kata Andri.

Penghargaan Sidhakarya 2022 menjadi motivasi menuju Paramakarya. Pada akhir September 2023 verifikasi lanjutan dilakukan oleh Tim Kementerian Ketenagakerjaan untuk memastikan konsistensi pencapaian Produktivitas dan penerapan Simppro. "Alhamdulillah Paramakarya, penghargaan produktivitas 2023 diberikan langsung oleh Ibu Menteri Ketenagakerjaan RI kepada pimpinan PT Konverta Mitra Abadi," kata dia.  

"Semoga metode peningkatan produktivitas ini dapat menjadi sistem dukungan bagi pelaku usaha untuk selalu relevan. Agar sesuai dengan tujuannya yaitu untuk menciptakan budaya produktif secara fokus, massif, dan berkelanjutan," pungkas Andri. (***)

Editor: Amiruddin Sormin
 

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

15939


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved