Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Ribuan Massa Tolak Arinal-Nunik, Sempat Bentrok dengan Aparat
Lampungpro.co, 09-Jul-2018

Erzal Syahreza 1197

Share

Rakhmad Husein, Pilgub Lampung 2018, Politik Uang, Arinal Djunaidi, Chusnunia Chalim, Uang

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Gelombang penolakan Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim sebagai pemenang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 2018 kian massif. Kali ini, ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Lampung dan Koalisi Rakyat Lampung untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) melakukan aksi penolakan. "Kami menolak pasangan calon yang melakukan money politic," kata orator saat di Tugu Adipura, Senin (9/7/2018) siang.

Usai orasi di Tugu Adipura, massa melakukan longmarch menuju kantor Gakkumdu Lampung, Jalan Jendral Sudirman. Massa menuntut Gakkumdu Lampung menyelesaikan kasus dugaan politik uang yang dilakukan Arinal-Chusnunia. "Kami tidak ingin demokrasi Lampung kotor," kata orator sambil berjalan.

Koordinator Aksi, Rakhmad Husein mengatakan, massa tidak akan berhenti melakukan aksi sampai Gakkumdu menyelesaikan kasus dugaan politik uang. Adanya pembagian uang Rp50 ribu yang diduga dilakukan tim Arinal-Chusnunia pada masa tenang Pilgub Lampung 2018 telah mencoreng nama baik demokrasi. "Usut tuntas kasus politik uang," kata dia.

Sementara, saat melakukan longmarch, massa sempat dihadang blokade aparat kepolisian dan TNI yang berjaga. Blokade dilakukan agar massa tidak sampai masuk halaman kantor Gakkumdu. Pantauan Lampungpro.com, personel aparat kepolisian dan TNI tak kalah jumlahnya dengan massa aksi.

Kericuhan sempat terjadi antara aparat kepolisian dan TNI dengan massa aksi. Aksi dorong dan adu mulut membuat keributan di depan kantor Gakkumdu Lampung. Namun, situasi bisa diredam dengan memisah oknum yang bertikai. (SYAHREZA/PRO3)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Tepuk Tangan, Air Mata, dan Guru PPPK...

Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...

16763


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved