Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Ribut Gegara Baju Lebaran, Pria di Gunung Labuhan Way Kanan ini Bunuh Saudara Kembarnya Sendiri
Lampungpro.co, 12-Apr-2024

Amiruddin Sormin 1106

Share

Ilustrasi pembunuhan. ISTIMEWA

GUNUNG LABUHAN (Lampungpro.co): Peristiwa pembunuhan terjadi di Kampung Negeri Mulya, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan, Minggu (7/4/2024) sekitar pukul 11.00 WIB. Seorang pria bernama Sri Hardiansyah (29) membunuh saudara kembarnya sendiri Sri Harmudin (29).

Aksi pembunuhan ini terjadi dilatari soal baju lebaran. Kapolres Way Kanan AKBP Pratomo Widodo menerangkan, korban tersinggung karena baju Lebaran pemberian orang tua dititipkan ke kakak iparnya.

Awalnya korban hendak mengambil baju baru yang dititipkan ke kakak iparnya itu dan meletakkan di meja dapur. Setelah itu, korban pergi dari rumah.

Korban ternyata tidak terima karena kakak iparnya yang memberikan baju Lebaran itu. Korban lalu membanting gelas dan piring. Hingga terjadi cekcok antara korban dengan kakak iparnya.

"Keduanya berselisih paham dan ribut masalah baju Lebaran itu tidak diberikan langsung oleh orang tuanya, melainkan melalui perantara kakak iparnya," papar AKBP Pratomo Widodo, seperti dikutip Suara.com (jaringan media Lampungpro.co, Sabtu (12/4/2024).

Korban lalu mencekik kakak iparnya bernama Dewi sambil memegang golok di tangan kanannya. Saat itu datanglah Sri Hardiansyah yang baru pulang kerja.

Melihat istrinya dicekik sambil diancam golok, Sri Hardiansyah lalu segera melerai. Sang adik kembar malah menyerang kakaknya dengan golok.

Terjadi perkelahian antara saudara kembar tersebut. Sri Hardiansyah berhasil merebut golok dari tangan adik kembarnya. Sri Hardiansyah lalu menebas leher adiknya menggunakan golok tersebut. (***)

Editor: Amiruddin Sormin

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Mirza, Petarung Muda di Octagon Pilgub Lampung...

Di antara para kandidat yang telah mengambil formulir pendaftaran...

1105


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved