Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

SEAMEO BIOTROP Gelar National & Regional Training Circular Economy Seminar Dukung Pertanian Berkelanjutan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam
Lampungpro.co, 05-Aug-2026

Sandy 261

Share

SEAMEO BIOTROP National & Regional Training Circular Economy Seminar di POLINELA | LAMPUNGPRO.CO

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : SEAMEO BIOTROP menyelenggarakan National & Regional Training Circular Economy Seminar di Politeknik Negeri Lampung (Polinela), Lampung, pada 4–7 Agustus 2026. Kegiatan ini terdiri atas National Training yang diikuti oleh 30 guru SMA dari Provinsi Lampung dan sekitarnya secara offline, serta Regional Seminar yang dilaksanakan secara hibrida (luring dan daring) dengan melibatkan sekitar 147 peserta dari kalangan pendidik, dosen, peneliti, mahasiswa, perwakilan pemerintah, sektor swasta, organisasi nonpemerintah, serta praktisi di bidang pertanian, lingkungan, dan pengelolaan sumber daya alam.

Peserta berasal dari Indonesia, Filipina, Malaysia dan Vietnam. Seluruh rangkaian kegiatan menghadirkan narasumber dan instruktur dari SEAMEO BIOTROP, IPB University, Politeknik Negeri Lampung (Polinela), SEAQIS, serta para praktisi yang memiliki kepakaran di bidang ekonomi sirkular, pertanian berkelanjutan, pengelolaan limbah organik, bioteknologi, dan pengelolaan sumber daya alam.

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai respons terhadap meningkatnya volume limbah organik dari sektor pertanian dan rumah tangga yang menjadi tantangan bagi pengelolaan lingkungan. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan prinsip Circular Economy dengan mengolah limbah organik dan biomassa menjadi produk bernilai tambah, serta mengimplementasikan praktik tersebut untuk mendukung pertanian berkelanjutan, pengelolaan sumber daya alam, dan pengelolaan lingkungan di institusi, lingkungan kerja, maupun masyarakat.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Deputy Director for Program SEAMEO BIOTROP, Dr. Doni Yusri, yang mewakili Director SEAMEO BIOTROP. Dalam sambutannya, beliau memperkenalkan mandat dan peran SEAMEO BIOTROP sebagai pusat regional SEAMEO yang berfokus pada biologi tropis, keanekaragaman hayati, serta pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan. Beliau menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui transfer pengetahuan kepada para guru yang selanjutnya dapat diteruskan kepada peserta didik maupun masyarakat.

Dr. Doni Yusri, juga menyampaikan bahwa meningkatnya volume limbah organik menuntut penerapan pendekatan yang lebih berkelanjutan melalui prinsip ekonomi sirkular. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana peningkatan kompetensi peserta, tetapi juga menjadi platform untuk memperkuat kolaborasi, mendorong inovasi, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Selain itu, Dr. Doni menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang terjalin melalui Program Dosen Pulang Kampung, sebagai wujud sinergi antara perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan pemerintah daerah dalam mentransfer ilmu pengetahuan serta teknologi kepada masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan inovasi dan praktik ekonomi sirkular dapat diimplementasikan secara lebih luas untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan pengelolaan sumber daya alam di daerah.

Direktur Politeknik Negeri Lampung (Polinela), Dr. Dwi Puji Hartono, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Polinela sebagai mitra penyelenggara kegiatan. Beliau menegaskan komitmen Polinela dalam mendukung inovasi, kolaborasi, serta pengembangan pendidikan vokasi di bidang pertanian berkelanjutan.

Menurutnya, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus mendorong terciptanya praktik ekonomi sirkular yang memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Amriko, menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru melalui program ini diharapkan mampu memperkuat kemampuan berpikir kritis dan semangat belajar peserta didik. Pemerintah Provinsi Lampung juga berkomitmen mendorong sekolah untuk mengintegrasikan isu lingkungan, perubahan iklim, dan ekonomi sirkular ke dalam proses pembelajaran sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Dalam laporannya, Programme Coordinator, Ms. Risa Rosita, menjelaskan bahwa National Training dirancang untuk memperkuat kapasitas guru melalui kombinasi penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung mengenai pemanfaatan limbah organik dan biomassa.

Sementara itu, Regional Seminar menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarpendidik, akademisi, peneliti, praktisi, serta berbagai pemangku kepentingan mengenai penerapan prinsip ekonomi sirkular dalam pertanian berkelanjutan dan pengelolaan sumber daya alam.

Selama pelatihan, peserta akan mempelajari berbagai topik, antara lain Bioenzyme Production from Fruit Waste and Aromatic Plant Waste, Utilization of Biomass for Mushroom Cultivation, Organic Waste Management Using Black Soldier Fly (BSF), serta Natural Resource Management Based on Circular Economy.

Melalui rangkaian materi tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi teknis dalam pengelolaan limbah organik, pemanfaatan biomassa, serta menyusun rencana aksi implementasi ekonomi sirkular di sekolah maupun lingkungan kerja masing-masing.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia melalui kolaborasi antara SEAMEO BIOTROP, IPB University, Politeknik Negeri Lampung (Polinela), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, serta SEAMEO QITEP in Science (SEAQIS).

Melalui penyelenggaraan National & Regional Training Circular Economy Seminar, SEAMEO BIOTROP berharap tercipta kolaborasi yang lebih kuat dalam mendorong penerapan ekonomi sirkular sebagai bagian dari pembangunan pertanian, pengelolaan sumber daya alam, dan lingkungan yang berkelanjutan di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara. (***)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved