Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Senjata Tempur Asal Amerika Serikat Disegel Bea Cukai Pelabuhan Panjang, Korem: untuk Latihan Garuda Shield
Lampungpro.co, 24-Jul-2022

Amiruddin Sormin 1165

Share

Penemuan 1 tricon container US Army berisi senjata yang tidak tercantum pada daftar izin impor sementara yang diajukan vendor PT JT Square di Pelabuhan Panjang oleh Bea dan Cukai. Bandarlampung. ANTARA/HO

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) Lampung mengatakan penemuan satu kontainer senjata tempur oleh Bea Cukai    Pelabuhan Panjang untuk latihan bersama Garuda Shield di Pusat Pelatihan Tempur (Puslatpur). "Senjata itu akan digunakan untuk latihan  Garuda Shield sehingga dilakukan pendataan dan pencocokan sebelum dibawa ke Puslatpur," kata Kepala Penerangan Korem 043/Gatam Mayor Cpm Eva Y. Kamal, di Bandar Lampung, seperti dikutip Suara.com (jaringan media Lampungpro.co), dari Antara, Minggu (24/7/2022).


Dia menjelaskan, senjata di Tricon Container US Army tersebut diketahui oleh pihak terkait dan akan digunakan dalam latihan Garuda Shield. "Ini bukanlah yang pertama kali dilakukan, sebab sebelumnya sudah dilaksanakan beberapa latihan seperti ini. Dalam kegiatan ini, juga ada siapa berbuat apa, bahkan yang punya wilayah pun Dandim ada di sana, ini adalah kegiatan yang terencana," kata dia.

Terkait apakah terdapat masalah kelengkapan dokumen senjata itu, Mayor Eva mengatakan yang memiliki kewenangan menjelaskannya Puspen TNI. "Saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen kontainer tersebut karena memang harus tetap pengecekan dan pemeriksaan, baik saat berangkat maupun sampai di lokasi tujuan, dan tentunya ada petunjuk perintah dari pusat," katanya.

KLIK BERITA SEBELUMNYA: Tak Terdaftar Manifest, Satu Kontainer Isi Senjata Tempur Amerika Disegel Bea Cukai di Pelabuhan Panjang

Supervisor Humas dan Pelayanan Pelanggan Pelindo II Panjang Lampung, Frans Rahardian, mengatakan senjata di dalam Tricon Container US Army tidak masuk dalam manifes kapal. "Kontainer berisikan senjata barang tersebut tidak masuk dalam manifes kapal, seperti penumpang, barang bawaan, dan peralatan," kata Frans Rahardian.

Menurut dia, apabila kontainer senjata-senjata tersebut tidak ada manifesnya, terdapat sejumlah kemungkinan seperti melakukan administrasi ulang atau dipulangkan ke negara asalnya. "Jadi, saya tekankan senjata-senjata hanya tidak ada manifesnya. Saat ini barang-barang sedang diurus oleh pihak TNI AD. Terkait dengan hasilnya bagaimana kami juga masih menunggu dari Korem," kata Frans.

Sebelumnya ramai pesan berantai mengenai Bea Cukai Pelabuhan Panjang Lampung yang menyegel 1 tricon container US Army berisi senjata yang tidak tercantum pada daftar izin impor sementara yang diajukan vendor PT JT Square. Saat dikonfirmasi Kepala Humas Kantor Bea dan Cukai Bandarlampung Herianto masih belum bisa memberikan keterangan atas penyegelan 1 tricon container US Army berisi senjata tersebut. (***)

Editor:

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Mereka Turun ke Jalan

Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...

653


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved