KALIANDA (Lampungpro.co): Kasus penemuan mayat wanita muda di sebuah kamar kontrakan di Dusun Kenyayan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni pada 23 Maret 2025 lalu, akhirnya terungkap. Qparat Polres Lampung Selatan menangkap satu orang tersangka pembunuhan terhadap korban berinisial WD (24).
Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusrinadi Yusrin mengatakan, tersangka pembunuhan bernama Herman yang merupakan suami korban. "Setelah dilakukan penyelidikan lebih intensif, akhirnya pelaku bernama Herman yang merupakan suami korban sendiri ditangkap petugas gabungan dari Polsek Penengahan dan Satuan Reskrim Polres Lampung Selatan," kata AKBP Yusriandi Yusrin saat konferensi pers, Jumat (4/4/2025).
Menurut Yusriandi, kasus penemuan jasad seorang wanita muda berinisial WD yang ditemukan di sebuah kamar kontrakan di Desa Bakauheni sempat membuat geger warga setempat. Dirinya menerangkan pelaku sempat melarikan diri ke daerah Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, usai melakukan aksi kekerasan yang menyebabkan WD meninggal dunia.
Pelaku menganiaya korban dengan cara dipukul, lalu menghantamkan kepala korban ke lantai serta menjerat leher korban dengan sebuah kabel. "Nah, setelah melakukan tindakan tersebut, pelaku ini langsung melarikan diri ke daerah Tanjung Priok, lalu tak lama diamankan petugas kepolisian," kata AKBP Yusriandi Yusrin seperti dikutip Suara.com (jaringan media Lampungpro.co).
Sementara itu, Herman yang merupakan pelaku pembunuhan mengaku, awalnya dia tidak berniat membunuh sang istri. Namun dia kesal, lantaran WD terus-terusan meminta untuk bercerai.
"Saya sayang dengan istri saya, saya tidak ada niat untuk membunuhnya, karena terus meminta bercerai, makanya hilaf dan melakukan aksi tersebut," ucap Herman.
Herman mengakui memukul korban dan menghantamkan kepala korban ke lantai kontrakan. Lalu menjerat leher sang istri menggunakan sebuah kabel.
"Setelah itu saya keluar kontrakan dan ke daerah Tanjung Priok. Di sana saya tidak bekerja seperti biasa dan tidak tahu istri saya sampai meninggal dunia," ujar Herman.
Jasad WD (24) ditemukan di rumah kontrakan di Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan pada Minggu (23/3/2025). Polisi menyebut ada luka bekas jeratan sebuah kabel pada bagian leher korban yang diduga dibunuh di dalam kontrakan tersebut.
"Iya, ada bekas jeratan dan masih terlilit kabel. Selain itu, pada bagian kepala belakang terdapat luka robek yang mengeluarkan darah," kata Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia, Senin (24/3/2025).
Dia menjelaskan, hingga saat ini pihak kepolisian Polres Lampung Selatan masih melakukan pendalaman terkait penetapan tersangka dalam kasus ini masih dalam penyelidikan. Dugaan kuat, pelaku adalah orang dekat korban," kata dia.
Menurutnya, jenazah wanita muda yang diduga menjadi korban pembunuhan di Bakauheni sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan dikebumikan. Dia mengatakan, penemuan jasad korban itu bermula saat para tetangga curiga karena warga mendengar korban sempat cekcok di dalam sebuah kontrakan.
Kemudian, salah satu warga berinisiatif mengecek korban di dalam kontrakan dan ternyata korban dalam keadaan meninggal di dalam kamar.
Sejak awal, berdasarkan hasil olah TKP, polisi menduga kuat peristiwa dialami WY merupakan korban tindak pidana pembunuhan. Dugaan tersebut seiring ditemukannya kondisi korban tergelegak dengan leher di lilit kabel dan terdapat darah dari kepala bagian belakang. (***)
Editor Amiruddin Sormin
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16601
EKBIS
9279
Lampung Selatan
5121
Bandar Lampung
4922
Bandar Lampung
4789
148
05-Apr-2025
333
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia