Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Tingkatkan Kemampuan Pelajar SLB, Mahasiswa Itera ini Ciptakan Alat Game Terapi Kognitif ke Siswa Tunarungu
Lampungpro.co, 10-Jul-2024

Febri 111

Share

Mahasiswa Itera Saat Ciptakan Inovasi Game Terapi Kognitif ke Siswa Tunarungu | Lampungpro.co/Dok Itera

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Tim mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera), menciptakan inovasi berupa alat terapi kognitifke para pelajar pengidap tunarungudengan berbasis game Pump It-Up, saat mengikuti ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM)

Ketua Tim PKM-PM Swipe Up, Siti Khadijah Indra mengatakan, uji coba alat tersebut dilaksanakan di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) PKK Lampung, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa SLB tunarungu mengembangkan kemampuan dalam belajar berhitung dan membaca.

"Kami menciptakan inovasi untuk meningkatkan semangat dan kualitas pendidikan yang inovatif," kata Siti Khadijah dalam keterangannya, Rabu (10/7/2024).

Ada pun inovasi yang diciptakan tersebut, merupakan karya Study With Pump It-Up (Swipe Up), sebagai alat terapi kognitif berbasis aplikasi untuk meningkatkan intelektual siswa tunarungu.

"Alat terapi kognitif berbasis permainan Pump It-Up ini, memiliki desain visualisasi yang menarik, soal berhitung, dan juga pengenalan alfabet yang menantang pada setiap level permainan dengan berbasis game," ujar Siti Khadijah.

Menurutnya, dari hasil evaluasi program tersebut menunjukkan peningkatan yang signifikan sebagai perkembangan kognitif pada anak disabilitas tunarungu.

Alat terapi kognitif berbasis game Pump It-Up sendiri, mampu meningkatkan dan memaksimalkan respons kognitif siswa, setelah berlatih dengan tingkatan level soal yang telah dirangkum oleh tim PKM-PM, sehingga mereka semakin bersemangat dalam proses pembelajaran di dalam kelas.

Siti Khadijah menyebut, timnya berhasil mengembangkan aplikasi dan alat terapi kognitif tersebut kurang lebih dalam kurun waktu 2,5 bulan.

Untuk menggunakan alat tersebut cukup mudah, sehingga guru di SLBN PKK Lampung dapat memberikan edukasi kembali kepada siswanya, untuk keberlangsungan dalam pembelajaran di kelas.

Siti Khadijah mengajak masyarakat untuk mendukung adik-adik tunarungu dan guru di SLBN PKK Lampung, untuk terus berkembang dengan berlatih dan berusaha dalam menjawab semua tingkatan level soal-soal yang ada di dalam aplikasi Swipe Up.

"Kami bangga melihat perubahan positif dengan mengembangkan program ini, dimana alat terapi kognitif berbasis Pump It Up ini memberikan peluang para siswa disabilitas tunarungu untuk belajar dan menyiapkan masa depan mereka," ungkap Siti Khadijah.

Langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh tim mahasiswa Itera kedepannya akan konsisten dan memastikan berlanjutnya program, hingga memperluas pengetahuan alat terapi kognitif tersebut untuk siswa disabilitas tunarungu lainnya.

Hal itu sebagaimana komitmen Tim PKM-PM Itera, untuk selalu berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak mitra, guna menciptakan pendidikan yang berinovasi dan mendukung tujuan dari pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Tim PKM-PM Itera yang melaksanakan kegiatan tersebut berasal dari Program Studi (Prodi) Teknik Biomedis yang diketuai Siti Khadijah Indra dengan anggota Aurelia Gratia Pakpahan, Putri Nabila Nauli Maharani, Soli Deo, dan Machzaul Harmansyah. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Sepak Bola, Cara Hebat Pemimpin Menghibur Rakyat

Boleh saja menghujat kita dijajah Belanda selama 350 tahun....

312


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved