Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Tingkatkan Notifikasi FKTP Swasta, Universitas Malahayati Seminarkan E-Screening Tuberkulosis ke Pasien Diabetes Melitus
Lampungpro.co, 21-Feb-2024

Febri 126

Share

Universitas Malahayati Saat Seminar Tuberkulosis | Lampungpro.co/Dok Malahayati

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Program Studi (Prodi) Pasca Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Malahayati Bandar Lampung, menggelar seminar sosialisasi rancangane-creening tooltuberkulosis pada pasien diabetes melitus dalam upaya meningkatkan notifikasi TB di FKTP Swasta, Sabtu (17/2/2024).

Seminar ini dilaksanakan secara hybrid dan offline di Ruang Pasca sarjana Gedung Rektorat Universitas Malahayati.

Sementara narasumber yakni Dr. Malahayati Rusli Bintang, BSc., M.PH, dan Prof. dr. Adang Bachtiar, M.P.H., D.Sc, serta dimoderatori Dr. Wayan Aryanti, SKM., M.Kes.

Kegiatan dibuka langsung oleh Rektor Universitas Malahayati, Dr.dr. Achmad Farich, MM dan dihadiri juga Kepala Prodi Pasca Sarjana Kesmas, Dr. Samino, SH.,M.Kes..

Sosialisasi merupakan bagian dari kegiatan mata kuliah kesehatan global bagi mahasiswa semester ganjil 2023-2024 Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Malahayati.

Sosialisasi dilaksanakan secara daring dan luring diikuti oleh300 peserta dari berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, dosen, pengelola program TB di pelayanan kesehatan tingkat pertama, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan masyarakat umum lainnya.

Tujuan sosialisasi tersebut, untuk memperkenalkan padastakeholdersmodel penanggulangan TB dengan pendekatan 6T (Terduga, Ternotifikasi, Terdiagnosis, Terobati, Terproteksi dan Terkendali), sehingga kasus TB akan segera ditemukan dantermanagedengan baik, pada akhirnya TB di Indonesia akan turun.

Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan terjadi komunikasi positif antara dunia pendidikan dan penyelenggara pelayanan kesehatan, sehingga hasil-hasil penelitian dapat dimanfaatkan sebagai masukan bagi mereka, dan pada akhirnya akan menurunkan kasus-kasus TB di Indonesia dan akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Hal ini sesuai pernyataan Ketua Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat FIK Universitas Malahayati, Dr. Samino, SH.M.Kes, dimana sosialisasi tersebut penting dilakukan, selain memberikan wawasan mahasiswa secara lebih luas dan implementatif.

Masyarakat juga dapat mengetahui dunia pendidikan merupakan dapur untuk mengolah ilmu pengetahuan, menjadi sebuah produk yang dapat digunakan oleh masyarakat, sehingga model yang ditawarkan ini menjadi sebuah kenyataan. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Ada Empat Polisi Jujur di Indonesia, Satu...

Jujur, kita memerlukan banyak polisi jujur seperti Aiptu Supriyanto....

530


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved