Bandar Lampung sebenarnya pernah memiliki layanan Bus Rapid Transit (BRT) yang melayani rute dalam kota.
Saat itu, BRT menjadi alternatif transportasi bagi masyarakat, terutama pelajar dan pekerja. Namun, seiring waktu, layanan tersebut tidak lagi beroperasi optimal.
Saat ini, masyarakat lebih banyak bergantung pada angkutan kota (angkot) dan transportasi berbasis aplikasi.
Namun, keberadaan angkot pun dinilai belum sepenuhnya tertata, termasuk dalam hal perizinan trayek dan standar pelayanan.
Kota Bandar Lampung dengan jumlah penduduk lebih dari satu juta jiwa idealnya memiliki sistem transportasi publik yang jelas dan terencana.
Selain untuk mengurangi kemacetan, transportasi umum juga berperan dalam menekan biaya transportasi masyarakat serta mengurangi polusi udara.
Di sisi lain, perkembangan transportasi online memang memberikan alternatif mobilitas. Namun, sistem ini dinilai belum sepenuhnya bisa menggantikan peran transportasi massal yang terintegrasi dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Berikan Komentar
Bandar Lampung
450
292
07-Feb-2026
280
07-Feb-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia