Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

UBL-ITB Kerja Sama Pengembangan Aplikasi Lanjutan Blits
Lampungpro.co, 19-Aug-2017

Lukman Hakim 1062

Share

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Setelah sukses dengan pengembangan dan aplikasi sistem transportasi terintegarasi, bernama Bandar Lampung Intelligent Transportation System (Blits). Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung (FIK UBL) Ahmad Cucus, menegaskan join riset antara FIK UBL bersama Pusat Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi Intitut Teknologi Bandung (PPTIK ITB), siap mengembangkan aplikasi lanjutan dari Blits. Yakni sistem transportasi cerdas lainnya, membentuk smart community system guna menuju smart city system.

Bentuk aplikasinya yakni konektivitas CCTV di jalan umum, GPRS Tracker untuk Bus Rapid Transit (BRT) dan Trans Lampung, traffic light revolution (TLR), transportation public report, hingga kontak polisi secara online. Kesemuanya bisa diakses di www.blits.id dan aplikasi mobile Android Google Playstore dengan nama aplikasi Semut Bandar Lampung. Project ini dikembangkan awal di Bandung, tapi pengembangan dan ditempatkan formulasinya dan bisa di sharing ke seluruh warga masyarakat Kota Bandar Lampung, kata dia. 

Terkait konektivitas CCTV, kerja sama ini juga melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung melalui Area Traffic Control System (ATCS) sebagai regulator konektivitas CCTV Kota Bandar Lampung. Dalam Blits, kita hanya menampilkan dan mempermudah akses CCTV itu, hingga masyarakat dapat menikmatinya melalui aplikasi smartphone-nya, kata dia.

Diakui Cucus, berbagai pengembangan aplikasi semua ini masih dalam pengembangan kajian riset. Namun, untuk FIK UBL pengembangannya difokuskan pada aplikasi GPS Tracker, yang dipasang dikendaraan umum maupun prototype TLR, yang rencanaya dipasang diberbagai titik persimpangan jalan raya di Kota Tapis Berseri.

TLR itu akan terpasang di lampu lalu lintas, dengan tambahan layar (lensa) proyeksi, Planned Maintenance System (PMS), dilengkapi baterai energi tenaga surya. Di dalam layarnya, ditambah simbol-simbol, dan pesan (kalimat) untuk menandakan kondisi jalan, cuaca hingga berbagai rekayasa pengurai kemacetan. Tentunya semakin mempermudah publik, selama proses bertransportasi, kata dia.

 

Cucus optimis pengunaan GPS Tracker dan TLR akan sukses, seperti penggunaan Blits, yang diakses ribuan masyarakat Bandar Lampung, dipergunakann setahun terakhir. Meski aplikasi ini ada, perlu ada penguatan dalam sosialisasi alat ini. Agar penggunaannya tepat guna dan banyak sasaran, kata dia.

Tak lupa, Cucus membawa pesan Rektor UBL Dr M Yusuf S Barusman, mengapresiasi langkah ini, yang semakin memperlihatkan peran FIK UBL memiliki ruang lingkup implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi di bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada masyarakat melalui pengembangan riset dan aplikasi teknologi.

UBL saat ini tengah berjuang menjadi perguruan tinggi berkelas dunia, dengan berbagai kajiannya, termasuk di bidang teknologi. Kerja sama  ini penting untuk mempercepat pencapaian visi misi tersebut. Terkait pengembangan teknologi, kami memiliki instansi (FIK) yang fokus ke arah itu dan telah berkontribusi dengan baik. Pencapaian tujuan harus terus ditingkatkan, kata dia. (**/PRO2)

 

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16534


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved