Kemendag juga membuka peluang pemanfaatan jaringan perwakilan perdagangan Indonesia di berbagai negara untuk membantu promosi dan pemasaran produk usaha mahasiswa. Selain itu, mahasiswa yang telah memiliki usaha dapat memperoleh pendampingan mulai dari peningkatan kapasitas usaha, legalitas, hingga pencarian pasar.
Di bidang akademik, Badan Kebijakan Perdagangan mengajak dosen UIN Raden Intan Lampung terlibat dalam penyusunan kebijakan perdagangan. Bentuk kerja sama yang ditawarkan antara lain menjadi narasumber dalam kegiatan analisis kebijakan, reviewer jurnal kebijakan (policy journal), memberikan masukan terhadap naskah kebijakan, hingga menyampaikan rekomendasi kebijakan yang dapat menjadi bahan pertimbangan Kementerian Perdagangan.
Sementara, Kunardhi berharap para dosen juga dapat terlibat dalam analisis kebijakan, reviewer policy journal, memberikan masukan terhadap jurnal kebijakan, bahkan menyampaikan rekomendasi kebijakan. “Kampus adalah think tank yang sangat kami butuhkan dalam penyusunan kebijakan perdagangan,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor III, Bambang Budiwiranto, menyambut baik penjajakan kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan Badan Kebijakan Perdagangan sejalan dengan upaya UIN Raden Intan Lampung meningkatkan kualitas lulusan, memperkuat kewirausahaan mahasiswa, sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), khususnya pada aspek graduate employability.
“Kami ingin kerja sama ini tidak hanya menjadi sleeping MoU, tetapi benar-benar menjadi working MoU. Jadi tidak berhenti pada penandatanganan, melainkan menghasilkan program nyata yang bisa dirasakan manfaatnya,” kata Bambang.
Ia juga mengusulkan agar kerja sama dapat diwujudkan melalui pembentukan Perdagangan Corner, pusat inkubasi bisnis, maupun program campus entrepreneurship di lingkungan UIN Raden Intan Lampung.
Diskusi berlangsung intens dengan membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat segera diwujudkan. Selain program magang dan kuliah umum, pertemuan juga membahas peluang penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, pendampingan UMKM, pengembangan industri halal, penyusunan rekomendasi kebijakan perdagangan, hingga penguatan ekosistem industri mahasiswa melalui inkubator bisnis yang telah dikembangkan UIN Raden Intan Lampung sejak 2023.
Berikan Komentar
Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...
8866
Bandar Lampung
934
Bandar Lampung
750
Bandar Lampung
754
934
31-Jul-2026
750
31-Jul-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia