Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Viral Tuduhan Penculikan di Bandar Lampung, Gita Laporkan Balik Nenek Pemulung ke Polisi
Lampungpro.co, 25-Feb-2020

Heflan Rekanza 2016

Share

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Kasus dugaan tuduhan penculikan yang dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga yang diketahui bernama Gita Mandasari (35), kepada seorang nenek bernama Irawati (55), yang terjadi di Jalan Pangeran Antasari, Bandar Lampung, beberapa waktu lalu yang viral di media sosial terus berlanjut.

Setelah sebelumnya Irawati bersama kuasa hukumnya yang berasal dari BMW Law Firm and partner ini melaporkan ke Polda Lampung, karena ia merasa tidak ada iktikad baik dari Gita. Kini, pihak terlapor Gita Mandasari melaporkan balik kepada Irawati di Polresta Bandar Lampung.

Gita Mandasari bersama kuasa hukumnya, yang diketahui bernama Berly Yudiansyah mengadukan dugaan penganiayaan yang dialaminya sebelum video tersebut tersebar. Gita menilai, Irawati telah melakukan penganiayaan terlebih dahulu kepada dirinya sebelum divideokan oleh warga sekitar.

"Awalnya dia duluan, yang melakukan penyerangan dengan mencakar tangan saya. Karung yang berisi besi bekas ini, dikibaskan ke kaki saya dan meludahi saya. Padahal kita mau antar dia pulang, kata saat ditemui awak media, Senin (24/2/2020) sore.

Untuk melengkapi segala proses pelaporan ke Polresta Bandar Lampung, wanita yang tinggal di Jalan Dosomuko, Gang Ikhlas, Kampung Sawah Brebes, Tanjungkarang Timur ini sudah menyiapkan tiga orang saksi bersama hasil bukti visum pencakaran ke dirinya, yang diduga dilakukan Irawati.

"Saya sudah siapkan semuanya termasuk saksi dan hasil visum. Kemarin saya dilaporkan ke Polda Lampung. Namun hingga saat ini saya belum menerima panggilan dari penyidik Polda Lampung," ujar Gita.

Sementara itu Kuasa Hukum Gita Mandasari yakni Berly Yudiansyah mengungkapkan, sebelum proses pelaporan ini dibuat ia bersama Gita dan pihak Irawati sudah menjalin komunikasi untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

"Sudah ada upaya mediasi dan kita sudah hubungi untuk berdamai. Tapi belum ada kesimpulan sama sekali. Tapi ada beberapa hal, yang intinya mereka menolak upaya ini. Jadi kita tempuh jalur lewat kepolisian," ungkap Berly. (FEBRI/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16079


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved