Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Wakil Gubernur Lampung Minta Bendahara Kopdes Merah Putih Transparan Kelola Keuangan
Lampungpro.co, 27-Oct-2026

Febri 152

Share

Wakil Gubernur Lampung Bersama Bendahara Kopdes Merah Putih | Lampungpro.co/Dok Kominfo

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, meminta para bendahara Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mengedepankan integritas, profesionalisme, dan transparansi dalam mengelola keuangan koperasi.

Jihan mengatakan, kompetensi bendahara dinilai menjadi salah satu faktor penentu, agar program tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa dan kelurahan.

"Bendahara ini bukan sekadar penerima atau pengeluar uang, tapi bagian penting dari sistem pengendalian dan pertanggungjawaban keuangan. Ada uang masyarakat yang digunakan untuk membangun dan mengembangkan KDKMP," kata Jihan Nurlela saat membuka Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Bendahara KDKMP di Ballroom Horison Hotel Bandar Lampung, Senin (26/10/2026).

Menurut Jihan, pembentukan KDKMP di Lampung telah menunjukkan hasil yang baik, termasuk dalam percepatan pembentukan koperasi dan penyelesaian administrasinya. Namun tantangan berikutnya, memastikan koperasi dapat beroperasi secara profesional, dan memberikan hasil yang dirasakan langsung oleh anggota serta masyarakat.

Jihan menilai, keberhasilan program tidak cukup diukur dari terbentuknya koperasi secara administratif. Pelaksanaan di lapangan, tata kelola organisasi, serta kemampuan pengurus dalam menerjemahkan tujuan kebijakan, menjadi kegiatan ekonomi yang produktif juga harus menjadi perhatian.

Jihan juga mengingatkan, kehadiran KDKMP berpotensi mengubah pola kegiatan ekonomi yang selama ini berlangsung di masyarakat, termasuk hubungan usaha dengan tengkulak dan pelaku ekonomi lainnya. Karena itu, bendahara, manajer, dan seluruh pengurus, perlu menjalankan pendekatan yang baik agar koperasi dapat diterima, serta berkembang di tengah masyarakat.

"Keberhasilan tersebut, ditentukan oleh tata kelola yang baik, integritas para pengurus, partisipasi anggota, dan kemampuan pengelolaan keuangan secara benar, bukan hanya berpacu pada modal semata," ujar Jihan Nurlela.

Dalam pelatihan tersebut, Wagub Jihan meminta peserta memperkuat tiga hal utama, yakni integritas, profesionalisme, serta transparansi dan akuntabilitas. Dari sisi integritas, bendahara harus menjaga kejujuran dan kedisiplinan, memisahkan keuangan pribadi dari keuangan koperasi, serta memastikan setiap transaksi memiliki bukti yang jelas.

Lalu dari sisi profesionalisme, bendahara diharapkan menguasai pencatatan dan pelaporan keuangan serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap keberlangsungan koperasi.

Sementara itu, transparansi dan akuntabilitas diwujudkan melalui keterbukaan informasi keuangan kepada anggota, pencatatan yang dapat ditelusuri, serta komunikasi yang baik dengan ketua, pengurus, dan pengawas koperasi. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gaji 3,3 Juta, Kebutuhan 5 Juta di...

Ketika Seorang Ayah Bekerja Sebulan Penuh, tetapi Tetap Tak...

626


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved