Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Warga Panjang Bandar Lampung Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Rel Kereta Api
Lampungpro.co, 17-Jun-2022

Febri Arianto 6899

Share

Korban Saat Dievakuasi ke Rumah Sakit | Lampungpro.co/Dok Warga

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Warga Kelurahan Ketapang, Panjang, Bandar Lampung, dihebohkan dengan seorang pria tewas mengenaskan terlindas kereta api, Jumat (17/6/2022) dinihari. Pria tersebut diketahui bernama Ahmad Yani (43) warga sekitar.

Saat ditemui awak media, Ketua RT 03 LK 01 Kelurahan Ketapang, Fauzi (43) membenarkan adanya warganya meninggal dunia terlindas kereta api. Korban ditemukan sekitar pukul 03.00 WIB, ketika dirinya mendapat informasi dari polisi kereta api (Polsuska).

"Oihak kereta api memberikan informasi ke kami, ada warga ketabrak kereta. Lalu kami cek, dan dipastikan memang warga kami, dugaan sementara dia ini bunuh diri," kata Fauzi.

Disinggung terkait penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya, Fauzi menyebut, korban ada permasalahan dengan keluarganya. Namun dari informasi yang dihimpun, korban ini awalnya kepergok mengintip rumah warga seperti ingin mencuri, dua jam sebelum ditemukan tewas.

"Saya sempat dihubungi korban, dua jam sebelum ditemukan meninggal dunia, dia meminta tolong seperti ada sesuatu. Sebelumnya itu, ada informasi korban ini kepergok mengintip rumah warga, seperti ingin mencuri, jadi saya sempat ingin mendamaikan mereka, tapi korban ini kabur," ujar Fauzi.

Sementara itu, Kapolsek Panjang, Kompol M. Joni turut membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa bermula awalnya anggotanya mendapat informasi dari Polsuska, ada warga yang menemper atau menabrakkan diri ke kereta api.

"Kemudian anggota kami langsung ke lokasi bersama Polsuska, lalu memberitahukan warga sekitar. Diduga korban ini bunuh diri, namun hingga kini masih penyelidikan," jelas Kompol M. Joni.

Setelah itu, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung. Korban sendiri, dikenal sebagai pekerja pembuat pagar teralis, meninggalkan tiga anak dan seorang istrinya. (***)

Editor : Febri Arianto


Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16443


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved