Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Waspada, Tiga Pekon di Semaka Tanggamus Rawan Konflik Dengan Beruang Madu
Lampungpro.co, 03-May-2022

Febri Arianto 1295

Share

Ilustrasi Beruang Madu | Lampungpro.co/Suara.com

KOTA AGUNG (Lampungpro.co): Tiga pekon atau desa di Kecamatan Semaka, Tanggamus, rawan konflik dengan beruang madu. Tiga Pekon tersebut yaitu, Pekon Margomulyo, Pekon Sukaraja dan Pekon Sedayu.

Kepala Resort Sukaraja, SPTN wilayah I, Jubaidi mengatakan, ketiga pekon tersebut rawan karena berbatasan dengan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Tercatat, Konflik warga dengan beruang madu terakhir terpantau pada 29 April 2022, didapati dua ekor kambing milik warga jadi sasaran beruang.

"Persoalan konflik antara beruang dan manusia di Tanggamus, terjadi sejak 2021. Beruang madu banyak membunuh kambing warga, untuk dihisap darahnya, lalu diambil organ tubuh bagian dalamnya," kata Jubaidi dilansir Suara.com (jaringan media Lampungpro.co), Selasa (3/5/2022).

Rata-rata, beruang asal hutan TNBBS memasuki pemukiman warga malam hari sekitar pukul 22.30. Hal ini karena beruang memiliki naluri secara alami pada malam hari, dengan ondisi sepi dan kambing sedang beristirahat.

"Sejak September 2021 hingga sekarang, sudah ada 50 ekor kambing milik warga, jadi sasaran beruang madu. Beruang liar asal hutan itu, setiap menjalankan aksinya beruang membongkar paksa kandang kambing," ujar Jubaidi.

Atas hal itu, Resort Sukaraja Atas, sudah melakukan upaya dengan menyarankan kepada masyarakat, untuk membuat kandang anti serangan beruang. Tentunya dengan cara memasang kawat berduri di kandang kambing, hingga memasang alarm deteksi dini dengan menggunakan sinar inframerah.

Saat ini, Resort Sukaraja sudah ada satu unit dipasang alarm deteksi dini sebagai uji coba, dengan harapan masyarakat mau melakukan pemasangan sirine dengan biaya sendiri. Nantinya, sirine akan bekerja mengeluarkan suara, ketika ada pergerakan beruang, dengan harapan suara sirine bisa mengusir beruang. (***)

Editor : Febri Arianto

Kontributor : Agus Susanto


Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16594


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved