BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung menanggapi terkait tunggakan insentif guru dan RT, yang belum dibayarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung. Tanggapan ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Wiyadi, Selasa (18/9/2018).
"Saya minta Pemkot Bandar Lampung serius dalam menyikapi tunggakan insentif guru dan RT ini. Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dituntut untuk mencari solusi, salah satunya dengan menagih tunggakan wajib pajak yang belum terbayarkan," ujar politisi PDIP ini.
Sebelumnya, para guru dan RT mengeluhkan insentif yang belum dibayarkan. Insentif RT belum dibayarkan hingga tujuh bulan, dan guru honorer selama sembilan bulan. Sejak bulan Maret hingga September total tunggakan insentif RT mencapai Rp19 milliar. Sedangkan, kepada 7.433 guru honorer dari jenjang TK, SD, SMP se-Kota Bandar Lampung mencapai Rp16, 2 miliar.
Pemkot Bandar Lampung juga sebelumnya telah menjanjikan pembayaran insentif bagi RT. Namun, pemkot hanya mampu membayar empat bulan dari total tujuh bulan tersebut. Sementara, untuk guru hingga kini belum ada kejelasan terkait pembayaran insentif.(**/PRO4)
Berikan Komentar
Seperti lilin. Memberi cahaya kepada orang lain, tetapi perlahan...
4235
573
03-Oct-2026
833
02-Oct-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia