JAKARTA (Lampungpro.com): Sebanyak 11 ahli pubakala Palestina mengikuti pelatihan kepurbakalaan dari Direktorat Kerja sama Teknik Kementerian Luar Negeri dan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hal itu disampaikan Kuasa Usaha ad Interim Kedutaan Besar Indonesia di Amman, Yordania, Nico Adam, dalam keterangan yang diterima, di Jakarta, Selasa (14/3/2017).
Adam menjelaskan program peningkatan kapasitas bagi Palestina itu diselenggarakan dengan nama Pelatihan Internasional Mengenai Pariwisata dan Kepurbakalaan yang diadakan di Balai Konservasi Borobudur, Yogyakarta pada 13-25 Maret 2017. "Awalnya pelatihan ini akan diikuti 15 orang ahli purbakala Palestina. Namun, akibat kesulitan bagi mereka untuk keluar dari negaranya dan melewati perbatasan. Jadi, hanya sebelas orang yang berhasil sampai ke Indonesia," jelas dia.
Menurut dia, tujuan program ini berbagi pengalaman dan memberikan kesempatan kepada para ahli Palestina untuk memperkaya pengetahuan dan pemahaman mereka tentang praktik terbaik yang telah dilakukan oleh Indonesia di bidang pelestarian budaya. Pelatihan itu juga diharapkan dapat menjadi media bertukar ide, keahlian, dan pengalaman antara Indonesia dan Palestina, dalam melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan ekonomi negara.
Sementara itu, seorang arkeolog yang bekerja di Pusat Kebudayaan Yerusalem, Sherin Mahmoud, berharap dapat belajar banyak dari pengalaman para ahli purbakala Indonesia dalam melakukan konservasi cagar budaya yang beraneka ragam.
Direktur Kota Tua dari Provinsi Nablus, Rania Deghles, sangat ingin mendapatkan pengetahuan dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan kota tua yang didalamnya terdapat situs-situs purbakala yang membutuhkan penanganan khusus guna mempertahankan keberadaannya.
Menurut Hussein Taheen Madina, yang juga kandidat Doktor di bidang arkheologi dari Universitas Paris mengatakan kebudayaan Indonesia sangat beragam dan kemampuan para ahli budaya Indonesia dalam menemukan dan merawat situs-situs purbakala sangat baik.
Dia berharap dapat lebih lama untuk belajar di Indonesia dan mengunjungi situs yang tersebar di seluruh tanah air guna mempelajari pengelolaan cagar budaya dalam meningkatkan pembangunan ekonomi bagi masyarakat lokal. Peserta lain adalah polisi dan bertugas sebagai penasehat hukum pada Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Palestina, Ammar Awad Abdel Nasser, berharap dapat meningkatkan pengetahuannya dan bertukar pengalaman. Khususnya, mengenai pembuatan peraturan dan perundang-undangan tentang kepurbakalaan. (*/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
17124
Lampung Selatan
5688
127
06-Apr-2025
166
06-Apr-2025
165
06-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia