Untuk mengetahui karakteristik tanah tersebut, tim menggunakan metode geofisika Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR).
Metode ini dilakukan dengan menempatkan alat perekam getaran atau seismometer di permukaan tanah untuk merekam getaran alami lingkungan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis guna mengetahui frekuensi alami tanah dan faktor amplifikasi atau kemampuan tanah memperbesar getaran.
Selama dua hari pelaksanaan pengukuran, tim melakukan akuisisi data pada 12 titik di sekitar Masjid An-Nur dengan dukungan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).
Hasil pengukuran menunjukkan karakteristik tanah di kawasan tersebut cukup beragam. Frekuensi alami tanah tercatat berkisar antara 2,17 hingga 13,31 Hz, sedangkan faktor amplifikasi berada pada rentang 1,10 hingga 4,73 kali.
Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik tanah dalam satu kawasan kelurahan tidak selalu seragam. Dengan demikian, potensi respons guncangan gempa juga perlu dipahami berdasarkan kondisi tanah di masing-masing lokasi bangunan.

Kembangkan Dashboard PGA Mandiri untuk Pengurus Masjid
Berikan Komentar
Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...
272
228
30-Oct-2026
297
30-Oct-2026
214
30-Oct-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia