Tidak berhenti pada pengumpulan data lapangan, tim kemudian mengolah hasil pengukuran menjadi sebuah aplikasi web bernama Dashboard PGA Mandiri Masjid An-Nur.
PGA atau Peak Ground Acceleration merupakan parameter yang digunakan untuk menggambarkan percepatan maksimum gerakan tanah akibat gempa bumi.
Dashboard tersebut dirancang agar pengurus masjid dapat memperoleh gambaran perkiraan guncangan di lokasi masjid berdasarkan informasi kejadian gempa yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Cara penggunaannya relatif sederhana. Setelah terjadi gempa, pengurus masjid dapat membuka informasi resmi BMKG, kemudian memasukkan sejumlah parameter kejadian gempa ke dalam dashboard, meliputi tanggal, waktu, koordinat, kedalaman, dan magnitudo.
Selanjutnya, sistem akan mengolah informasi tersebut bersama data karakteristik tanah hasil pengukuran HVSR untuk menghasilkan perkiraan guncangan di lokasi masjid sekaligus menampilkan status tingkat bahayanya.
Sebagai uji coba, tim memasukkan data gempa Selat Sunda dengan kekuatan magnitudo momen (Mw) 5,0. Berdasarkan simulasi tersebut, dashboard menghasilkan perkiraan guncangan di lokasi Masjid An-Nur sekitar 5,57 gal atau termasuk kategori sangat lemah.
Tim menegaskan, angka tersebut merupakan hasil uji coba alur perhitungan dan bukan representasi kondisi apabila terjadi gempa besar di wilayah Lampung.
Berikan Komentar
Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...
272
229
30-Oct-2026
297
30-Oct-2026
214
30-Oct-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia