Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Awal Tahun 2026, Dinas PPPA Bandar Lampung Terima Empat Laporan Dampak Gadget pada Anak
Lampungpro.co, 24-Feb-2026

Sandy 209

Share

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) | LAMPUNGPRO.CO

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bandar Lampung menyoroti meningkatnya pengaruh penggunaan gadget terhadap perubahan perilaku dan kepribadian anak.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD dan Dinas PPPA Kota Bandar Lampung yang digelar di ruang Komisi IV, Selasa (24/2/2026).

Kepala Dinas PPPA Kota Bandar Lampung, Maryamah, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan terkait anak-anak yang mengalami ketergantungan gadget. Bahkan, terdapat empat anak yang dilaporkan terdampak serius akibat kecanduan bermain gawai.

“Kami menerima laporan dari orang tua yang sudah tidak sanggup lagi mendidik anaknya. Bahkan ada yang sampai kabur dari rumah,” ujar Maryamah.

Menurutnya, kecanduan gadget menyebabkan perubahan pola hidup anak. Waktu istirahat yang seharusnya digunakan untuk tidur justru dihabiskan untuk bermain game daring, seperti Roblox, hingga larut malam.

Maryamah menegaskan, penggunaan teknologi dan gadget sebenarnya sah-sah saja selama ada pengawasan dan batasan yang jelas dari orang tua.

“Boleh menggunakan gadget, tapi harus ada batasan. Misalnya satu jam dalam sehari. Kita sayang anak, tapi jangan sampai terlena dan membiarkan tanpa kontrol,” katanya.

Ia menjelaskan, pada awal tahun 2026 saja sudah ditemukan sejumlah kasus yang menunjukkan tanda-tanda ketergantungan gadget pada anak. Kondisi ini dinilai dapat berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan psikologis anak.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas PPPA Kota Bandar Lampung akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Program tersebut menyasar guru, siswa, hingga orang tua, dengan fokus pada edukasi dampak penggunaan gadget yang berlebihan terhadap kondisi psikis anak.

Maryamah juga menyoroti pola asuh sebagian orang tua muda yang kerap menjadikan tablet atau gadget sebagai alat untuk menenangkan anak. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat berdampak jangka panjang terhadap perkembangan daya pikir dan kemampuan anak dalam menyerap informasi.

“Pengaruh gadget sangat besar. Bisa memengaruhi daya berpikir dan cara anak menangkap informasi. Terkadang tanpa disadari anak menjadi lebih emosional atau bersikap berlebihan,” jelasnya.

Dinas PPPA berharap seluruh pihak, terutama orang tua di Kota Bandar Lampung, dapat lebih bijak dalam mendampingi anak menggunakan teknologi.

Pengawasan dan komunikasi yang baik dinilai menjadi kunci agar anak tetap tumbuh sehat secara mental dan sosial di tengah perkembangan digital yang semakin pesat. (***)

Editor : Sandy,

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved