Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Bed Dryer Pangkas Waktu Pengeringan Gabah, dari Tiga Hari Jadi Delapan Jam
Lampungpro.co, 06-Aug-2026

Adi 185

Share

Wakil Gubernur Jihan Bersama Salah Satu Perwakilan Gabungan Kelompok Tani | Lampungpro.co/Dok.Kominfo

Ihsanudin berharap ke depan hasil pertanian dari Kampung Tanjung Harapan tidak hanya dipasarkan dalam bentuk gabah, tetapi juga beras. Dengan begitu, petani bisa memperoleh nilai tambah dari hasil panen sekaligus membuka peluang kemitraan dengan Koperasi Desa Merah Putih.

Sementara itu, Jihan Nurlela mengatakan bantuan pengering gabah merupakan bagian dari Program Integrasi Desaku Maju. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah sektor pertanian melalui penguatan sarana pascapanen.

Menurut Jihan, selama ini pengeringan gabah secara tradisional menjadi salah satu kendala dalam menjaga kualitas hasil panen agar sesuai dengan standar pasar, termasuk ketentuan Bulog.

"Harapan Pak Gubernur, sejalan dengan arahan Bapak Presiden, adalah menciptakan nilai tambah di desa-desa. Salah satunya dengan menghidupkan kembali Rice Milling Unit (RMU), fasilitas pengeringan hasil panen, serta berbagai sarana pendukung lainnya," kata Jihan.

Ia menjelaskan, melalui Program Integrasi Desaku Maju, pemerintah menyalurkan pengering gabah dan berbagai dukungan pertanian lainnya untuk dikelola bersama oleh kelompok tani.

Jihan berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara bergantian oleh seluruh kelompok tani agar manfaatnya dirasakan secara merata. Ia juga mengingatkan agar pengelolaan bantuan dilakukan secara bertanggung jawab.

"Saya menitipkan agar pengelolaan bed dryer ini dilakukan secara amanah agar manfaatnya benar-benar dirasakan seluruh petani," ujarnya.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Mereka Turun ke Jalan

Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...

615


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved