Anak-anak, menurutnya, perlu dibekali kemampuan membedakan fakta dan hoaks, memilah informasi yang benar, serta memanfaatkan teknologi secara positif.
Jihan pun mengajak Bunda Literasi, tenaga pendidik, dan orang tua membangun lingkungan literasi yang sehat. Salah satunya dengan mengedukasi anak agar bijak menggunakan gawai dan mengatur waktu penggunaan layar secara proporsional.
"Bukan berarti mengurangi kecerdasan anak, tetapi tingkat fokus mereka menjadi lebih pendek. Ini menjadi PR kita bersama," ujarnya.
Selain budaya membaca, Jihan menekankan pentingnya pelestarian sejarah dan budaya Lampung melalui karya tulis. Ia mengapresiasi peluncuran buku "Kisah dari Tanah Lado: 15 Cerita Rakyat Lampung" yang memuat cerita rakyat dari berbagai daerah di Lampung.
Menurutnya, dokumentasi sejarah dan cerita rakyat melalui buku menjadi salah satu cara menjaga identitas budaya agar tetap dikenal generasi muda.
"Sejarah akan hilang jika hanya disimpan dalam ingatan, tetapi tidak dituliskan dan didokumentasikan. Buku ini menjadi instrumen penting untuk merawat sejarah Lampung," katanya.
Pada kesempatan itu, Jihan juga meminta pemerintah kabupaten/kota mempersiapkan administrasi penilaian Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Gemar Membaca (TGM) secara optimal.
Berikan Komentar
Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...
602
335
01-Nov-2026
424
01-Nov-2026
382
01-Nov-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia