Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Terbaik Turunkan Kemiskinan di Indonesia, Pemprov Lampung Raih Penghargaan Mandaya Award 2026 dari Kemenko PM
Lampungpro.co, 28-Oct-2026

Febri 231

Share

Gubernur Lampung Saat Raih Penghargaan | Lampungpro.co/Dok Kominfo

JAKARTA (Lampungpro.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meraih Mandaya Award 2026 Kategori Provinsi Terbaik dalam Penurunan Kemiskinan, dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), dan diterima langsung Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Mandaya Award sendiri, merupakan bentuk pengakuan terhadap upaya berbagai pihak dalam memberdayakan masyarakat, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan.

Penghargaan tersebut, diberikan kepada pemerintah daerah, lembaga pendidikan, pesantren, badan usaha, komunitas, hingga individu, yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Penyerahan penghargaan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat,nAbdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, serta sejumlah kepala daerah, pimpinan lembaga, akademisi, pelaku usaha, dan penggerak pemberdayaan masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia.

Penyelenggaraan Mandaya Award sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Melalui penghargaan ini, pemerintah mendorong upaya penanggulangan kemiskinan yang tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tapi juga pada penguatan kemampuan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya.

Menko PM, Muhaimin Iskandar mengatakan, keberhasilan penanganan kemiskinan perlu dilihat dari perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Capaian tersebut, lahir dari keterlibatan berbagai pihak yang bekerja langsung menjawab persoalan warga, mulai dari pemerintah daerah hingga komunitas di tingkat akar rumput.

"Bukan yang paling besar lembaganya, juga bukan yang paling mahal anggarannya, tapi yang paling diharapkan adalah siapa yang dampaknya nyata dan dibuktikan," kata Muhaimin Iskandar.

Pemerintah juga mendorong agar program pengentasan kemiskinan tidak berjalan sendiri-sendiri. Dukungan pemerintah daerah, pemerintah desa, perguruan tinggi, dunia usaha, pesantren, dan lembaga sosial dibutuhkan agar masyarakat memperoleh akses yang lebih luas terhadap pendidikan, keterampilan, pembiayaan, dan kesempatan berusaha.

Bagi Lampung, penghargaan Mandaya Award 2026 menjadi dorongan untuk terus memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan, melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Namun saat ini tantangannya tidak hanya mengurangi jumlah warga miskin, tapi juga memperluas kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan, mengembangkan usaha, meningkatkan keterampilan, dan mengakses layanan dasar.

Penguatan pemberdayaan di wilayah perdesaan, juga menjadi bagian penting dari upaya tersebut. Potensi ekonomi lokal perlu didukung dengan pendampingan, akses pasar, pengembangan usaha, dan keterlibatan berbagai pihak, agar masyarakat dapat memperoleh manfaat lebih besar dari kegiatan ekonomi di lingkungannya.

Melalui kerja sama yang berkelanjutan, upaya penanggulangan kemiskinan diharapkan mampu membuka peluang yang lebih merata bagi masyarakat Lampung. Tujuannya bukan hanya membantu keluarga melewati kesulitan ekonomi, tapi juga membangun kemandirian agar masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan dan berperan aktif dalam pembangunan daerah. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gaji 3,3 Juta, Kebutuhan 5 Juta di...

Ketika Seorang Ayah Bekerja Sebulan Penuh, tetapi Tetap Tak...

711


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved