Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Bunyi Sirine Tandai Peringatan 13 Tahun Tsunami Aceh
Lampungpro.co, 26-Dec-2017

Lukman Hakim 1286

Share

Lampungpro.com, Portal berita Lampung, Portal Berita Online Lampung, Situs Berita Online Lampung, Berita Online Lampung Terdepan, Berita Online Lampung Terkini, Situs Berita Pembangunan Lampung, Situs Berita Pariwisata Lampung, Situs Berita Pendidikan Lampung, Portal Berita Politik Lampung, Portal Berita Nasional Lampung, Portal Berita Olahraga Lampung, Portal Berita Lampung Terkini, Berita Bisnis Lampung Terdepan, Berita Politik Lampung Terkini, Persiapan Asean Games, Berita Asian Games Terkini, Berita Malam Tahun Baru, Berita Natal di Lampung

JAKARTA (Lampungpro.com): Tak terasa 13 tahun sudah berlalu peristiwa yang memilukan warga Aceh, Indonesia bahkan dunia itu. Kini pemerintah dan seluruh warga Aceh memeringatinya agar lebih sadar akan terjadinya gempa bumi yang disertai tsunami dahsyat dengan korban hingga ratusan ribu jiwa 2004.

Berbagai acara akan digelar untuk memperingati kisah kelam bumi rencong tersebut. Mulai dari mengibarkan bendera setengah tiang, membunyikan sirine, hingga berbagai acara yang digelar Museum Tsunami di Banda Aceh. Pembunyian sirine dilakukan berdasarkan surat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh. Hal tersebut dilakukan untuk pemeriksaan rutin sekaligus memeringati 13 tsunami Aceh.

Badan Penanggulangan Bencana Aceh serta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Aceh akan melaksanakan uji sirine sebenarnya pada tanggal 26 Desember 2016 pukul 10.00 WIB, demikian bunyi surat pembertahuan yang ditandatangani Pelaksana Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh Yusmadi.

Seperti dilansir laman resmi Pemerintah Aceh 26 Desember 2016, sirine itu yang akan dibunyikan itu berada di enam titik. Sirine itu ada di Kajhu Kecamatan Baitussalam, Lam Awe Kecamtan Peukan Bada dan Lhoknga Kecamatan Lhoknga ketiganya berada di Aceh Besar. Selain itu sirine di Kantor Gubernur Aceh, di Lampulo, dan Blang Oi. Ketiganya berada di Kota Banda Aceh.

Selama dibunyikannya sirine masyarakat tidak panik dan melaksanakan kegiatan seperti biasa. Setelah ini Badan Penanggulangan Bencana Aceh berencana membunyikan sirine itu satu bulan sekali setiap tanggal 26. Pemerintah Aceh akan memusatkan peringatan tragedi tsunami tersebut di Aceh Besar tepatnya di Halaman Masjid Al Ikhlas Kecamatan Leupeung.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Periwisata Aceh Reza Pahlevi kecamatan tersebut termasuk titik paling parah yang dihantam tsunami 26 Desember 2004. Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah serta  masyarakat dan undangan lainnya akan menghadirinya.

Sedangkan Museum Tsunami Aceh sejak 23 Desember 2017 sudah menggelar berbagai acara seperti berpetualang di museum pada malam hari serta pameran temporer. Kegiatan itu juga bertujuan semakin meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya anak-anak tentang bencana tsunami. Pameran yang akan berakhir pada hari ini juga menampilkan barang-barang terbaru yang diperoleh Museum. (**/PRO2)

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16440


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved