Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Canangkan Desa TAPIS di Lampung Tengah, Wulan Mirza Luncurkan 14 Sekolah Lansia
Lampungpro.co, 05-Aug-2026

Adi 188

Share

Ketua TP PKK Lampung | Lampungpro.co/Dok.Kominfo

LAMPUNG TENGAH (Lampungpro.co): Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Mirza, mencanangkan Program Desa TAPIS (Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas) di Kampung Rukti Endah, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (4/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wulan Mirza yang akrab disapa Batin Wulan juga meluncurkan 14 Sekolah Lansia "Luna Maya" (Lanjut Usia Tapi Masih Berdaya) di Kecamatan Seputih Raman. Program ini bertujuan mendorong para lanjut usia (lansia) agar tetap sehat, aktif, produktif, dan bahagia.

Program Desa TAPIS merupakan pembinaan TP PKK Provinsi Lampung yang berfokus pada pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan ekonomi berdasarkan potensi lokal.

Batin Wulan mengatakan, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dibentuk dari lingkungan keluarga.

"Kemajuan suatu kampung, kabupaten, maupun daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan jalan atau sektor pertanian saja. Yang paling penting adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Jika SDM kita unggul dan berkarakter, insyaallah Lampung Tengah akan menjadi daerah yang semakin maju," ujarnya.

Ia berharap pencanangan Desa TAPIS tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, program tersebut harus diikuti pembinaan, pendampingan, dan evaluasi secara berkelanjutan oleh seluruh jajaran PKK.

"Saya yakin Kampung TAPIS Rukti Endah akan berkembang menjadi desa percontohan yang mampu menginspirasi desa-desa lainnya di Provinsi Lampung," katanya.

Dalam kesempatan itu, Batin Wulan menyerahkan sejumlah bantuan dari Pemerintah Provinsi Lampung kepada masyarakat. Bantuan tersebut antara lain empat unit mesin jahit untuk mendukung Usaha Ekonomi Produktif (UEP), oven usaha, bantuan penanganan stunting, alat bantu bagi penyandang disabilitas, serta 100 bibit cabai untuk ketahanan pangan keluarga.

Pemprov Lampung juga menyalurkan beasiswa bagi hafiz Al-Qur'an dan paket sembako.

Batin Wulan berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendorong masyarakat semakin mandiri.

Selain menyerahkan bantuan, ia memberikan pembinaan kepada kader PKK agar mampu mengembangkan potensi di lingkungan masing-masing. Salah satunya dengan mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos dan Pupuk Hayati Cair (PHC).

Menurutnya, pemanfaatan bahan organik dapat mendukung pertanian ramah lingkungan sekaligus membantu meningkatkan produktivitas tanaman dan kesejahteraan petani.

Ia juga mengingatkan pentingnya pencegahan stunting melalui edukasi gizi bagi ibu hamil dan calon ibu, pemeriksaan kesehatan rutin, serta pemantauan sanitasi, ketersediaan air bersih, ventilasi rumah, dan kebersihan lingkungan.

Sebagai Bunda Literasi Provinsi Lampung, Batin Wulan turut mengunjungi perpustakaan keliling di SDN 1 Rukti Endah. Ia menyapa para siswa yang sedang membaca dan menyerahkan bantuan buku untuk menambah koleksi bacaan sekolah.

"Hari ini Bunda ingin melihat anak-anak yang gemar membaca. Semakin banyak membaca, semakin banyak ilmu dan wawasan yang akan didapat karena membaca adalah jendela dunia," pesannya.

Selanjutnya, ia meninjau kebun kolektif PKK yang ditanami berbagai sayuran dan cabai, serta kolam budidaya lele. Menurutnya, pemanfaatan pekarangan rumah dapat membantu keluarga memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menambah penghasilan.

"Mari kita manfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai, sayuran, atau tanaman pangan lainnya. Selain membantu memenuhi kebutuhan keluarga, hasilnya juga dapat menambah penghasilan," ajaknya.

Batin Wulan juga meninjau pelayanan Posyandu dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi balita, ibu, dan lansia. Ia mengapresiasi tenaga kesehatan serta kader Posyandu yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia meminta para kader dan tenaga kesehatan terus menyosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan serta mengajak masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.

Selain itu, Batin Wulan mengunjungi bazar UMKM PKK yang menampilkan produk olahan pangan, minuman tradisional, dan kerajinan tangan masyarakat. Ia mengapresiasi kreativitas pelaku UMKM dalam mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi.

Peluncuran 14 Sekolah Lansia "Luna Maya" menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia melalui pendidikan nonformal.

Melalui sekolah tersebut, para lansia didorong untuk terus belajar, bersosialisasi, menjaga kesehatan, serta tetap aktif dan produktif.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.249 lansia telah bergabung dalam sekolah-sekolah lansia di Kabupaten Lampung Tengah.

"Melalui Sekolah Lansia, kita berharap para orang tua kita tetap sehat, aktif, produktif, dan bahagia. Mereka memiliki kesempatan untuk terus belajar, bersosialisasi, serta menjaga kualitas hidup secara fisik, mental, dan spiritual," ujar Batin Wulan.

Melalui Program Desa TAPIS dan Sekolah Lansia, TP PKK Provinsi Lampung berharap pemberdayaan keluarga dapat memperkuat kualitas SDM di setiap tahap kehidupan, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong terwujudnya masyarakat Lampung yang sehat, mandiri, berdaya, dan sejahtera menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas.

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Mereka Turun ke Jalan

Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...

615


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved