Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Catatan: Pasok Pangan ke Ibu Kota Nusantara, Mari Bangun Jalur Logistik Sebalang Lampung-Kalimantan Timur
Lampungpro.co, 04-Jan-2024

Amiruddin Sormin 4357

Share

Pelabuhan Sebalang, Lampung Selatan. LAMPUNGPROCO/DISKOMINFOTIK LAMPUNG

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Jika tak ada aral melintang, pemerintah  mulai memindahkan sebagian pegawai negeri sipil (PNS) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, mulai Juli 2024. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan Pemerintah akan memindahkan 3.246 PNS ke IKN pada tahap pertama pada Juli-November 2024.

Pemindahan ini sejalan dengan pembangunan berbagai infrastruktur. Otorita Ibu Kota Negara Nusantara (OIKN) mengungkap 15 investor bakal melakukan groundbreaking proyek baru di IKN pada Januari-Februari 2024. Sebanyak 15 investor swasta dan pemerintahan mulai membangun berbagai proyek sesuai kepentingannya.

Pada 2023 sebanyak 23 investor groundbreaking di IKN dengan total nilai dana Rp41 triliun untuk berbagai proyek. Ini menunjukkan IKN gaspol terus di 2024 dengan target upacara 17 Agustus 2024 berlangsung di IKN.

 

Cuan sedang bertabur dan berputar di IKN, karena semua toh, butuh makan. Nah, Lampung yang selama ini dikenal pemasok 40% kebutuhan pangan Ibu Kota DKI Jakarta, apakah harus meratap dengan kepindahan ibu kota RI itu Kalimantan Timur? Atau mulai sekarang merancang bagaimana cara mengirim bahan pangan ke sana?

Lampung tak perlu meratap, karena dianugerahi kekayaan garis pantai yang mengelilinginya. Apalagi Kementerian Perhungan telah menyerahkan pelabuhan pengumpan regional yakni Pelabuhan Sebalang (Lampung Selatan), Pelabuhan Labuhan Maringgai (Lampung Timur), Pelabuhan Mesuji, dan Pelabuhan Menggala (Tulang Bawang), ke Pemerintah Provinsi Lampung.

Dari empat pelabuhan pengumpan itu, yang paling berpeluang untuk menjadi jalur logistik Lampung-Kalimantan Timur adalah Pelabuhan Sebalang, Lampung Selatan. Lokasinya hanya berjarak 27 km dari Bandar Lampung dan 3,5 km dari Jalan Lintas Tengah Sumatera. Pelabuhan Sebalang juga bisa diakses dari Jalan Tol Trans Sumatera melalui Gerbang Tol Lematang.

Awalnya, pelabuhan ini dirancang untuk relokasi pelabuhan rakyat yang selama ini dilayani di Pelabuhan Panjang. Namun hingga kini, Pelabuhan Sebalang belum berfungsi sebagaimana mestinya. Nah, seiring dengan kebutuhan logistik di IKN, Pelabuhan Sebalang mendapat momen untuk dijadikan jalur logistik Lampung-Kalimantan Timur.

Mengirim barang dari darat ke Pelabuhan Sebalang lebih cepat dari tiga pelabuhan pengumpan lainnya. Waktu tempuh pengiriman barang dari Sebalang ke Kalimantan Timur membutuhkan waktu dua hari 6 jam, 43 menit dengan kecepatan kapal 18 knots.

Itu artinya, Sebalang tinggal butuh pembenahan akses jalan untuk angkutan kendaraan besar. Kemudian dukungan kapal yang mampu mengangkut pangan segar asal Lampung yang surplus seperti beras, daging sapi, daging ayam, telur, cabai, pisang, dan produk pertanian lainnya.

Beberapa perbaikan dan penambahan sarana, memang perlu dilakukan untuk mendukung jalur logistik ini. Menurut penulis, perbaikan itu antara lain jalan penghubung dari Jalan Lintas Sumatera ke Pelabuhan Sebalang, termasuk jembatan. Kemudian, penambahan fasilitas transit sebelum barang naik kapal.

Selain memperluas pasar pangan, Provinsi Lampung dapat memberdayakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang selama ini menangangani bidang transportasi untuk mengelola angkutan logistik ini. Pasalnya, jalur laut adalah yang paling berpeluang memasok kebutuhan pangan IKN, ketimbang jalur udara.

Dengan demikian, posisi Lampung sebagai lumbung pangan nasional makin eksis karena mampu jadi penopang kebutuhan pangan IKN, seperti yang selama ini dilakukan ke Ibu Kota DKI Jakarta. Meski IKN pindah jauh, tapi berkat jalur logistik laut ini, Lampung tetap dapat memainkan perannya sebagai lumbung pangan nasional. (***)

Penulis: Amiruddin Sormin (jurnalis tinggal di Bandar Lampung)


 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16106


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved