Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Cegah Karhutla, Mabes TNI Dorong Warga Tanjung Bintang Perkuat Kepedulian Hingga Bikin Pos Satgas Siaga Terpadu
Lampungpro.co, 08-Sep-2026

Febri 227

Share

Mabes TNI Saat Penyuluhan Pencegahan dan Penanganan Karhutla di Tanjung Bintang | Lampungpro.co

TANJUNG BINTANG (Lampungpro.co): Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI, mendorong masyarakat di Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, untuk memperkuat kesiapsiagaan dan peduli dengan kebakaran hutan dan lahan di lingkungannya.

Tim Penyuluh Karhutla TNI yang diwakili Kolonel CPM Suhirto mengatakan, pihaknya turut menekankan pencegahan Karhutla harus dilakukan secara bersama-sama, karena mengancam ekosistem lingkungan hingga perekonomian.

"Ancaman kebakaran ini tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tapi juga bisa mengganggu kesehatan masyarakat, hingga aktivitas ekonomi. Jadi masyarakat perlu kesiapsiagaan dan pencegahan," kata Kolonel CPM Suhirto saat memberikan penyuluhan bertajuk "Masyarakat Peduli Karhutla: Sinergitas Forkopimda, TNI, Polri dan Masyarakat Kabupaten Lampung Selatan," yang digelar di Kantor PTPN I Regional VII Unit Kebun Kedaton, Desa Way Galih, Tanjung Bintang, Selasa (8/9/2026).

Dengan penyuluhan tersebut, diharapkan masyarakat bis lebih meningkatkan kemampuan dalam mencegah dan menangani Karhutla, karena Karhutla menjadi tugas bersama dari semua pihak.

"Karhutla ini bukan hanya tugas TNI atau sekelompok lembaga, tapi ini tugas bersama, karena ancaman ini nyata dan jelas akan berdampak ekosistem lingkungan dan ekonomi," ujar Kolonel CPM Suhirto.

Mabes TNI mendorong ada langkah konkret untuk menangani Karhutla, sehingga ia meminta agar tiap desa bisa membentuk Pos Satgas Siaga Terpadu.

Dengan adanya semacam Pos Satgas Siaga Terpadu, sehingga diharapkan masyarakat bisa mengantisipasi dan mencegah sedini mungkin, agar tidak ada Karhutla.

Mabes TNI juga meminta kepada masyarakat, untuk meningkatkan kepekaan terhadap kondisi lingkungan, dan tidak menggunakan cara membakar untuk membuka lahan, karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gabah Dilarang Keluar, Tapi Mengapa Masih Bisa...

Mengapa pembeli dari luar Lampung mampu menawarkan harga gabah...

2972


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved