Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Cetak Sejarah, Pembalap Indonesia Binaan AHM Andi Gilang Juarai Asia SS600
Lampungpro.co, 21-Nov-2022

Febri Arianto 3253

Share

Pembalap Indonesia Saat Naik Podium Juara Asia SS600 | Lampungpro.co/Dok TDM

JAKARTA (Lampungpro.co): Penampilan gemilang dan heroik ditunjukkan para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), menuntaskan ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2022. Pada seri terakhir di Sirkuit Chang Internasional, Buriram, Thailand, para pebalap mendominasi podium dalam dua race pada Sabtu-Minggu (19-20/11/2022).

Bahkan Andi Farid Izdihar (Andi Gilang) mampu sapu bersih podium pertama dalam dua race, sekaligus mencetak sejarah sebagai pebalap Indonesia pertama, yang meraih gelar juara ARRC kelas Supersport (SS) 600. Gelar tersebut jadi prestasi membanggakan, hasil pembinaan pembalap muda Indonesia yang dimulai sejak Astra Honda Racing School hingga mengaspal di berbagai ajang balap.

Berbekal pengalaman tampil di GP World Championship (Moto2 dan Moto3) yang kompetitif, titel tertinggi diraih Andi pada ARRC ini sekaligus menjadi penegas kemampuan dirinya yang mumpuni di lintasan balap internasional. Gelar ini juga menjadi sejarah untuk Astra Honda Racing Team, mampu merebut juara di kelas bergengsi ARRC.

Andi Gilang bersama Honda CBR600RR, benar-benar menunjukkan taringnya pada seri terakhir ARRC. Pada balapan pertama Sabtu (19/11/2022), pebalap asal Bulukumba, Sulawesi Selatan itu tampil sangat impresif.

Start dari posisi kedua, dirinya sempat melorot ke beberapa posisi. Namun di pertengahan balap, dirinya berhasil merangsek semakin ke depan, mampu mengatasi perlawanan para pesaing dan menduduki podium teratas.

Pada balapan kedua Minggu (20/11/2022), Andi masih konsisten tampil apik. Sadar tertinggal 14 poin dari pimpinan klasemen, Andi harus merebut kembali podium teratas dan merebut 25 poin lagi.

Upaya itu berhasil, tampil di atas trek basah dan licin, Andi bertahan hingga lap terakhir saat dirinya harus disalip oleh pebalap Thailand. Pengalaman berbicara, Andi mampu mengambil lagi posisi terdepan dan mengamankan race kedua dengan kemenangan, mengumandangkan Indonesia Raya, sekaligus memastikan gelar juara.

Kemenangan itu begitu dramatis, karena dengan hasil race terakhir, perolehan poin Andi Gilang menyamai pimpinan klasemen sebelumnya. Namun Andi dinyatakan sebagai kampiun kelas SS600, karena mengoleksi kemenangan lomba lebih banyak.

Balapan yang sangat luar biasa, saya mencoba mengatur irama dengan baik, menjaga fokus agar tidak melakukan kesalahan. Bahkan sampai lap terakhir, saat saya kehilangan posisi pertama, saya tetap berusaha untuk tenang dan mencoba mengambil kesempatan yang ada," kata Andi Gilang, Senin (21/11/2021).

Akhirnya, di tikungan terakhir Andi bisa kembali mengambil alih posisi dengan baik dan finish pertama. Double winner dan penentuan juara Asia ini, jadi momen terbaik dalam karier balapannya.

Kisah sempurna AHRT bersama Andi Gilang di SS600, nyaris diikuti para pebalap yang turun di kelas AP250. Kesempatan juara terbuka lebar hingga balapan pamungkas musim ini.

Dominasi podium sejak race pertama Sabtu hingga Minggu, hampir mengawinkan gelar juara kelas AP250 dan SS600 ARRC. Pada race pertama, Sabtu (19/11/2022), tiga pembalap turun di kelas Asia Production (AP) 250, yakni Herjun Atna Firdaus, M Adenanta Putra, dan Rheza Danica Ahrens, mampu sapu bersih podium.

Sang Saka Merah Putih menghiasi tiga titik tertinggi, diiringi lagu Indonesia Raya yang berkumandang lantang. Adenanta Putra punya peluang paling dekat dengan juara, karena bertahan di posisi kedua dan hanya terpaut 11 poin dari pimpinan klasemen.

Hasil positif race 1 ARRC juga membuat Rheza Danica makin mendekat, dan berjarak 17 poin. Peluang besar juga terbuka untuk Herjun, dengan kemenangannya hari ini, membuat beda jarak dengan pemimpin klasemen hanya terpaut 18 poin.

Pada race kedua Minggu (20/11/2022), Adenanta yang punya peluang paling dekat dengan gelar, harus terjatuh di lap pertama. Harapan kini berada di pundak Rheza Danica dan Herjun Atna. Rheza Silent Boy Danica Ahrens mampu mengunci kemenangan dan mengibarkan Bendera Merah Putih di podium tertinggi, sementara Herjun finish ke-4.

Pada klasemen akhir, Rheza Danica mampu menyamai poin dengan pemimpin klasemen. Namun jumlah kemenangan peraih titel gelar juara AP250 ARRC 2018 itu, masih tertinggal dengan pesaing, dan harus mengubur impian untuk kembali mengulangi prestasi yang sama.

Alhasil, Rheza, Herjun, dan Adenanta, secara berurutan menduduki posisi ke-2, 3, dan 4. Prestasi ini pun membanggakan mengingat tiga pebalap Indonesia mendominasi 4 besar puncak klasemen akhir.

Prestasi itu kembali menegaskan dominasi AHRT di kancah Asia, khususnya dalam ajang ARRC. Atas penampilan gemilang dan dominasi para pebalap, AHRT juga merengkuh gelar juara Asia di kelas konstruktor AP250 dengan raihan 247 poin.

General Manajer Marketing Planning dan Analysis AHM, Andy Wijaya menjelaskan, perjuangan dan prestasi para pebalap binaan mencerminkan betapa serius perusahaan melakukan pembinaan berjenjang bagi para pembalap. Hal itu demi mengharumkan nama Bangsa Indonesia di kancah internasional.

Selamat untuk para pebalap di kelas SS600 dan AP250, terutama Andi Gilang dengan gelar juara SS600-nya. Hal ini menjadi pelecut semangat kami, untuk terus konsisten membina dan mengorbitkan bibit-bibit pebalap berbakat, dan mengantarkan mereka hingga ajang tertinggi balap dunia," jelas Andy Wijaya.

Bertepatan dengan seri terakhir ARRC 2022, ajang Thailand Talent Cup (TTC) yang menjadi kawah candradimuka awal para pebalap binaan AHM di kancah internasional, juga menuntaskan seri balapnya. Decksa Almer Alfarezel menutup seri dengan bertengger di posisi ketiga klasmen akhir, mengantongi total 154 poin, dan dua kemenangan dari 12 lomba.

Sedangkan rekan setimnya, Chessy Meilandri, mengakhiri musim balap TTC 2022 dengan 80 poin dan berada di posisi 9 klasemen akhir. Perjuangan para pebalap muda binaan AHM ini akan menjadi bekal dan pijakan awal untuk menambah jam terbang atmosfer kejuaraan internasional, sehingga dapat mencetak prestasi yang lebih membanggakan pada masa mendatang. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16458


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved