Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Dikunjungi Dubes Palestina, Gubernur Lampung Tawari Kerja Sama Bidang Ekonomi, Pendidikan, dan Kemanusiaan
Lampungpro.co, 21-Apr-2026

Febri 309

Share

Gubernur Lampung Bersama Duta Besar Palestina | Lampungpro.co/Dok Kominfo

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menerima kunjungan kehormatan Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Senin (20/4/2026).

Pada kesempatan itu, Gubernur Lampung menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk terus mendukung rakyat Palestina, tidak hanya dalam bentuk solidaritas moral, tapi juga melalui langkah konkret di bidang pendidikan, ekonomi, dan kemanusiaan.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Gubernur Mirza menyampaikan dukungan masyarakat Lampung terhadap perjuangan Palestina bukan sekadar kewajiban politik, melainkan wujud solidaritas kemanusiaan dan kedekatan emosional yang mendalam.

"Masyarakat Lampung sangat mencintai Palestina, dan dukungan kami akan terus mengalir tanpa perlu diminta. Kami merasa bangga dan terhormat, dapat menerima representasi dari saudara-saudara yang selama ini kami bela dan kami cintai," kata Rahmat Mirzani Djausal.

Sebagai bentuk nyata dukungan, Pemprov Lampung membuka peluang bagi warga Palestina untuk berusaha dan berinvestasi di Lampung. Gubernur Mirza bahkan mendorong adanya kerja sama langsung antara pengusaha Lampung dan Palestina, guna memperkuat hubungan ekonomi kedua pihak.

Selain itu, sektor pendidikan juga menjadi perhatian utama. Gubernur Mirza mengakui, sejumlah perguruan tinggi di Lampung telah membuka akses bagi mahasiswa Palestina, termasuk dari Gaza. 

Saat ini, Pemprov Lampung tengah membantu pengurusan dokumen salah satu mahasiswa asal Gaza, yang menempuh pendidikan di Universitas Lampung (Unila).

"Selain itu, kami juga mengundang para pengusaha Palestina yang mungkin menghadapi hambatan di negaranya, untuk menjajaki peluang usaha di Lampung," ujar Rahmat Mirzani Djausal.

Tak hanya itu, Gubernur Mirza juga menginisiasi ajakan kepada mahasiswa Palestina penerima beasiswa di Indonesia untuk berkunjung ke Lampung, sekaligus mempererat hubungan emosional dan budaya.

Sementara itu, Dubes Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattar menyampaikan kisah personal yang menggambarkan langsung kondisi kemanusiaan di Gaza.

Abdalfatah menggambarkan kondisi terkini di Gaza, yang masih dilanda krisis berkepanjangan, dengan pembatasan akses, keterbatasan pangan, serta dampak kerusakan infrastruktur yang luas.

Ia juga mengapresiasi peran Indonesia dalam mendorong negara lain untuk turut memberikan dukungan kepada Palestina. Dalam bidang pendidikan, Abdalfatah mengakui besarnya kontribusi Indonesia melalui program beasiswa bagi pelajar Palestina.

Namun ia juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi, khususnya bagi mahasiswa dari Gaza yang kesulitan keluar wilayah akibat penutupan perbatasan.

Ia juga menekankan bahwa masyarakat Palestina menjunjung tinggi nilai toleransi dan hidup berdampingan, di mana umat Muslim dan Kristen hidup bersama secara damai. Hal ini menurutnya, sejalan dengan nilai-nilai yang juga dijunjung tinggi oleh masyarakat Indonesia.

Menanggapi tawaran kerja sama dari Pemprov Lampung, Abdalfatah menyatakan kesiapan penuh, untuk menjembatani hubungan antara pelaku usaha kedua pihak.

Ia menilai, kerja sama ekonomi ini dapat menjadi salah satu jalan untuk membantu pemulihan kondisi rakyat Palestina, khususnya dari sisi kemandirian ekonomi sekaligus mempererat hubungan bilateral.

Abdalfatah juga mengapresiasi keterbukaan Pemprov Lampung, yang dinilainya sebagai bentuk nyata solidaritas, tidak hanya secara simbolik tapi juga melalui langkah-langkah konkret.

Pertemuan ini menegaskan posisi Lampung sebagai daerah yang tidak hanya fokus pada pembangunan internal, tapi juga aktif menunjukkan kepedulian global. 

Gubernur Mirza berharap, kolaborasi yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi rakyat Palestina, sekaligus memperkuat peran daerah dalam diplomasi kemanusiaan. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved