Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Dosen English Department UBL Luncurkan Cyber Literature
Lampungpro.co, 08-Jul-2017

Lukman Hakim 5338

Share

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Dosen di English Department  Universitas Bandar Lampung (ED UBL) Deri Sis Nanda, menciptakan inovasi di bidang pendidikan. Bentuknya meluncurkan cyber literature untuk pendidikan Bahasa Inggris. Akademisi UBL ini memiliki keahlian di bidang Ilmu Sastra Inggris (English Literature). Terlebih, Deri telah menempuh Pendidikan S-1, S-2 dan S-3 pendalaman Sastra Inggris di dalam dan luar negeri. 

Alumnus Doktoral Sastra Inggris dari Central Institute of English and Foreign Languages (CIEFL) dan English and Foreign Languages University (EFLU) India ini mengaku mengembangkan cyber literature bahasa Inggris, mulanya hanya sebagai media alternatif dalam dunia pendidikan di ED UBL.

Mungkin istilah cyber literature dalam dunia pendidikan (di Lampung dan nasional) adalah hal baru. Melalui peluncuran cyber literature ED UBL, saya mencoba memperkenalkan cyber literature ini sebagai media alternatif dalam dunia pendidikan, kata dosen Tim Penguji Disertasi Doktor (S-3) Ilmu Sastra Inggris di salah satu perguruan tinggi di India ini.

Ketika disinggung lebih lanjut mengenai cyber literature, Deri menjelaskan karya sastra cyber literature adalah karya sastra berbasis multimedia yang dirancang, dibuat dan disebarluaskan dalam media cyber. Misalnya karya sastra yang diluncurkan di Youtube dan Facebook sebagai media cyber-nya. Karya sastra yang diluncurkan merupakan sebuah cerita motivasi tentang kehidupan anak desa yang berhasil menuntut ilmu keberbagai negara di lima benua dengan program beasiswa karena kemampuan berbahasa Inggris, kata Kepala Perpustakaan UBL ini.

Secara teknis, aplikasi cyber literature mengandalkan jaringan media maya (online). Sedangkan, definisi paling komprehensif dari sistem ini berasal dari konsep literatur digital, yang dibuat dan disajikan dengan menggunakan aplikasi komputer. "Konsep cyber literature, bisa dicirikan komputer tertentu dengan kualitas spesifik. Seperti multilinieritas, berbagai bagian hypertext yang dihubungkan oleh link, menyatukan teks tertulis maupun audio-video dengan bantuan multimedia secara interaktivitas," kata dia.

Ke depan, karya sastra dalam bentuk cyber literature diharapkan bisa menjadi bahan otentik untuk pendidikan karakter berbasis kearifan lokal (local wisdom). Cerita motivasi yang dikemas dalam bentuk cyber literature itu berisi hal-hal menarik yang inspiratif dalam kehidupan. Ini dapat menggugah pola pikir kehidupan generasi muda bangsa. Supaya selalu berpikir global, optimis dalam menuntut ilmu dan selalu memiliki cita-cita tinggi dalam hidup, kata peraih beasiswa Indian Council for Cultural Relations dari Pemerintah India ini. (**/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16098


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved