Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Dukung Pengembangan Akses Petani Pasar Organik, Nunik Minta Maporina Bangun Kekompakan
Lampungpro.co, 08-Sep-2020

Febri 783

Share

Wakil Gubernur Lampung Nunik Saat Rapat Bersama Maporina | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pemerintah Provinsi Lampung mendukung Masyarakat Petani Organik Indonesia (Maporina) membuka akses pasar produk organik, dengan penguatan hulu dan pemberdayaan hilir dalam program pertanian organik berbasis rumah tangga. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat membuka Rapat Koordinasi Maporina wilayah Lampung di Gedung Pusiban Gubernur Lampung, Selasa (8/9/2020). 

"Provinsi Lampung punya potensi besar baik sumber daya pertanian maupun sumber daya manusia (SDM). Terutama dalam meningkatkan produksi, produktivitas, dan efisiensi di bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, dan produksi perikanan. Ini semua bisa diwujudkan untuk pembangunan Rakyat Lampung Berjaya," kata Nunik.

Nunik optimistis Provinsi Lampung mampu memajukan pertanian organiknya dengan kompak. Namun dalam memajukan memajukan pertanian organik ini membutuhkan kekompakan dari hati. Langkah Lampung dalam memajukan pertanian organik ini masih cukup panjang, karenanya semuanya butuh kekompakan dan kebersamaan.

"Melihat makin kompleknya sektor pertanian ke depan, kami menilai perlu strategi dan kebijakan dalam sektor pertanian. Ini agar menjadi pertanian yang modern, efisien, produktif, inovatif, dan berkelanjutan dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. Kami berharap Maporina ini bisa memenangkan revolusi industri," ujar Nunik.

Sementara itu, Ketua DPP Maporina Joko Sidik mengatakan, Provinsi Lampung memikiki prestasi yang bagus dibidang pertanian organik. Tentunya hal ini harus dibarengi dengan pelaksanaan pertanian yang baik. Jangan gunakan pupuk kimia dan sintetis secara berlebihan, karena ini akan menjadikan tanah tidak subur atau hancur.  

"Kita tinggalkan kalau ingin menjaga lingkungan kita, agar bisa tetap subur. Bukan hanya itu, kesehatan makanan yang tercemar dengan zat-zat kimia juga dapat menyebabkan bermacam penyakit akibat makanan yang tercemar zat kimia," kata Joko Sidik. 

Joko meminta agar para petani ini mulai menjaga kesehatannya dengan makan-makanan organik. Ini semua erat kaitannya dengan penanganan protokol kesehatan Covid-19. Mengingat daya tahan tubuh merupakan benteng utama virus, maka makanan yang dikonsumsi harus bergizi dan terbebas dari bahan bahan kimia. (RLS/PRO3)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Banjir Masih Kepung Bandar Lampung, Aneh Kota...

Pembangunan kanal banjir memang bukan satu-satunya jalan keluar.

434


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved