Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Gubernur Arinal Paparkan Smart Government, Smart Economy dan Smart People sebagai Pilar Utama Pembangunan Desa
Lampungpro.co, 11-Nov-2021

asandy 691

Share

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat menjadi keynote speaker seminar Teknologi AkuntansiĀ  Bisnis, Ekonomi, dan Akuntansi | Lampungpro.co/Adpim Lampung

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menjadi keynote speaker pada acara seminar Teknologi Akuntansi  Bisnis, Ekonomi, dan Akuntansi (Stabek 5) bertemakan Menuju Desa Digital: Kemajuan Teknologi Kesetaraan Akses dan Kolaborasi, yang diselenggarakan oleh FEB Universitas Lampung secara virtual, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Kamis (11/11/2021). Dalam kesempatan itu, Gubernur Arinal memaparkan tiga pilar utama untuk mewujudkan desa yang cerdas yaitu Pilar Pertama, Pemerintahan Desa yang Cerdas (smart government). Pilar Kedua, ekonomi Kreatif (smart economy), dan Pilar Ketiga, Inkubasi Desa (smart people).


Menurut Gubernur, dalam smart goverment akan dicapai optimalisasi sistem layanan administrasi pemerintahan desa berbasis digital yang prima dan terintegrasi baik di tingkat desa, kecamatan, kabupaten hingga provinsi. "Ini menjadi pilar utama dan pertama yang harus dilaksanakan dalam rangka mewujudkan good governance dan e-government," jelasnya.

Pemerintahan desa yang cerdas juga sebagai implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 02 Tahun 2017 tentang Standar Pelayanan Minimal Desa yang bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat; Mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Keterbukaan pelayanan kepada masyarakat; dan Efektifitas pelayanan kepada masyarakat.

Gubernur Arinal juga mengungkapkan bahwa Aplikasi Smart Village Lampung sampai dengan akhir bulan Oktober 2021 telah terimplementasi di 130 desa lokus sebagai pilot project dan 1.063 desa lain yang menggunakan aplikasi yang sama. Dan di tahun 2022 ditargetkan 2.435 Desa se-Provinsi Lampung dapat terintegrasi seluruhnya.

Pilar kedua adalah smart economy yang bertujuan mendorong dan mengoptimalkan sektor ekonomi kerakyatan, serta terciptanya pertumbuhan ekonomi baru di Desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dikolaborasikan dengan teknologi digital dan pemasaran secara online. Dengan harapan pelaku usaha di desa akan mendapatkan akses pengetahuan, pasar, promosi dan pembiayaan dengan memanfaatkan teknologi digital yang terintegrasi dengan portal Smart Village Lampung. 

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved