"Upaya-upaya yang telah dilakukan yaitu Pertama, Telah dilaksanakan pembayaran pajak dan retribusi daerah khususnya Pajak Kendaraan Bermotor melalui aplikasi elektronik samsat desa (e-samdes) di 26 BUMDes yang bekerja sama dengan samsat. Untuk target sampai dengan akhir tahun ini dapat terimplementasi di 130 BUMDes yang tersebar di seluruh Provinsi Lampung. Kedua, program DesaMart merupakan unit usaha BUMDes yang bekerjasama dengan pengusaha lokal bertujuan melayani kebutuhan masyarakat dan membantu pemasaran hasil-hasil produksi desa," ujarnya.
Kemudian, Pilar ke-3 adalah smart people yang bertujuan mewujudkan peningkatan pengetahuan masyarakat desa dalam memanfaatkan berbagai potensi yang ada. Melalui program Inkubasi Desa atau Sekolah Desa diharapkan dapat menjadi salah satu kekuatan sosial dan ekonomi digital di Lampung melalui peningkatkan kualitas dan kapasitas SDM yang ada di desa. Dengan berbagai program pelatihan, pendampingan, akses modal usaha, jejaring pasar dan layanan lainnya yang berbasis digital. Hal ini akan dapat menjamin keberlangsungan aktivitas desa yang berkualitas, dengan harapan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan desa semakin aktif, efektif dan bermanfaat.
Hasil pendataan Indeks Desa Membangun (IDM) berdasarkan keputusan Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Nomor 398.4.1 tahun 2021, ujar Gubernur Arinal, status desa di Provinsi Lampung mengalami peningkatan yang signifikan. "Persentase progres IDM, desa mandiri dari enam desa menjadi 60 desa bertambah 257,14%, desa maju dari 232 desa menjadi 542 desa bertambah 83,78%. Desa tertinggal dari 504 desa menjadi 128 desa atau berkurang 166,37%, Sedangkan desa sangat tertinggal dari 19 jadi habis. Sehingga saat ini di Provinsi Lampung tidak ada lagi desa dengan status desa sangat tertinggal," jelas Gubernur Arinal
Gubernur menyambut baik dan mengucapkan terimakasih, serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada civitas akademika Universitas Lampung atas peran serta dan kerja keras demi terlaksananya seminar ini. Serta ucapan terimakasih kepada Kepala Pusat Pengembangan Daya Saing DTT Helmiati yang telah mendukung pelaksanaan seminar ini.
Gubernur Arinal menjelaskan Provinsi Lampung dengan Visi Rakyat Lampung Berjaya melalui Misi ke-2 Mewujudkan Good Governance untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan publik dan Misi ke-5 Membangun kekuatan ekonomi masyarakat berbasis pertanian dan wilayah perdesaan yang seimbang dengan wilayah perkotaan. Juga memiliki program Smart Village atau desa cerdas berbasis digital dengan indikator kinerja yaitu Meningkatkan literasi internet bagi warga desa, Digitalisasi Administrasi Pemerintahan Desa, Pelayanan Publik, dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan.
Kemudian, Melibatkan masyarakat desa dalam bentuk penyampaian aspirasi berbasis interaksi online atau aplikasi. Sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat.
Sementara itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi yang diwakili Kepala Pusat Pengembangan Daya Saing, DTT Helmiati turut menjadi Keynote Speaker dengan tema desa cerdas menuju desa digital berbasis daya saing pusat.
Berikan Komentar
Lampung Selatan
3754
Kominfo Lampung
656
Lampung Selatan
2790
12095
28-Mar-2026
3754
26-Mar-2026
656
26-Mar-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia