Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Gubernur Lampung Ikut Upacara Hari Lahir Pancasila Bersama Presiden RI
Lampungpro.co, 01-Jun-2021

Febri 767

Share

Pemprov Lampung Saat Upacara Hari Kelahiran Pancasila | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021, yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) secara virtual, di Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Selasa (1/6/2021). Upacara diselenggarakan di tengah situasi Pandemi Covid-19, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat

Turut mendampingi Gubernur Lampung, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Kepala BIN Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Kominfotik, Kepala Dinas Pendidikan. Peringatan tahun ini mengambil tema 'Pancasila dalam Tindakan, Bersatu untuk Indonesia Tangguh'.

Dalam upacara yang terpusat di Gedung Pancasila, Jakarta ini, Presiden RI Joko Widodo bertindak selaku Inspektur Upacara. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo didapuk membacakan Teks Pancasila, sementara Ketua DPR RI Puan Maharani membacakan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) Tahun 1945, dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, diakhir upacara membacakan doa.

Dalam amanatnya, Presiden Joko Widodo mengingatkan tantangan Pancasila saat ini tidaklah semakin ringan, dimana globalisasi dan interaksi antar belahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan. Hal-hal yang perlu diwaspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi, termasuk didalamnya rivalitas antar pandangan, rivalitas antar nilai-nilai, dan rivalitas antar ideologi.

"Ideologi trans-nasional cenderung meningkat, memasuki berbagai lini masyarakat dengan berbagai cara dan strategi. Perkembangan Iptek dan Revolusi Industri 4.0, telah menyediakan berbagai kemudahan berinteraksi dan berorganisasi dalam skala besar lintas negara," kata Joko Widodo.

Kemudahan komunikasi melalui konektivitas 5G, menurut Presiden, dapat digunakan oleh para ideolog trans-nasional radikal untuk merambah ke seluruh kalangan dan pelosok Indonesia. Untuk itu, Jokowi menilai bahwa pendalaman Pancasila; memerlukan cara-cara baru yang luar biasa dengan memanfaatkan perkembangan Iptek, terutama revolusi industri 4.0.

"Pancasila harus menjadi pondasi dalam mengembangkan Iptek yang berkeIndonesiaan. Saya mengajak seluruh aparat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pendidik, kaum profesional, generasi muda Indonesia, dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia Maju yang kita cita-citakan," ujar Joko Widodo. (***)

Editor : Febri Arianto


Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16442


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved