Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Heboh Eks Pabrik Pakan Udang di Bumi Dipasena Mulya Mau Dibongkar, Begini Penjelasan P3UW Lampung
Lampungpro.co, 14-May-2024

Amiruddin Sormin 2128

Share

Kondisi eka pabrik pakan udang di Bumi Dipasena Mulya. LAMPUNGPRO.CO

RAWAJITU TIMUR (Lampungpro.co): Isu pembongkaran bangunan bekas pabrik pakan udang Bestari Indoprima milik PT Aruna Wijaya Sakti, anak perusahaan PT. Central Proteina Prima Tbk (PT CPP), di Kampung Bumi Dipasena Mulya, Rawajitu Timur, Tulang Bawang, jadi heboh dan viral di Facebook. Isu ini beberapa hari terakhir, menjadi perbincangan hangat anggota Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung) dan masyarakat Bumi Dipasena, Rawajitu Timur baik di dunia maya maupun offline.

Salah satu mantan Wakil Ketua P3UW Lampung, Thowilun, menyampaikan pada Selasa (14/5/2024) tentang keberatannya. DIa berpendapat gedung-gedung tersebut masih sangat layak pakai.

Seharusnya pengurus P3UW Lampung menggandeng pihak lain untuk memfungsikan gedung tersebut untuk kepentingan petambak Dipasena, seperti pabrik es, cold storage, atau lainnya, bukan justru membongkarnya.

"Itu sisa gedung ikonik, banyak kenangan dan nilai sejarahnya bagi petambak sebagai sisa peninggalan Dipasena yang masih tersisa saat ini. Harusnya difungsikan kembali, ini malah dijual rongsokan. Saya kecewa sekali rasanya," ungkap Thowilun.

Sementara itu, Ketua P3UW Lampung, Suratman, menyampaikan keterlambatan informasi yang seharusnya disampaikan kepada segenap anggota P3UW Lampung disebabkan perjanjian jual beli bangunan bekas pabrik pakan Bestari Indoprima, baru ada kepastiannya Senin (13/5/2024) sore. Maka informasinya baru dapat disampaikan hari ini.

Sebanyak 17 gedung bangunan di area seluas 19,7 hektare berada di lingkungan dan termasuk gedung Sekretariat P3UW Lampung saat ini adalah milik PT. CPP dengan status sertifikat HGB, yang dipinjamkan kepada P3UW Lampung sebagai bagian dari isi perjanjian damai antara plasma dan pihak inti PT. CPP beberapa tahun lalu. Lebih lanjut, beberapa tahun terakhir PT. CPP menawarkan gedung-gedung tersebut untuk diperjualbelikan, baik kepada P3UW Lampung maupun kepada pihak lain.

Pasalnya saat ini P3UW Lampung masih mengalami kesulitan keuangan dan agar bangunan tersebut tidak jatuh kepada pihak lain, maka upaya yang dilakukan P3UW Lampung adalah dengan menjual dua bangunan gedung untuk membayar 15 gedung yang lain.

"Jadi hanya dua gedung pabrik yang kita jual kepada pihak lain Itu pun uangnya kita gunakan untuk membeli 15 gedung dari CPP, sehingga ke depan semua itu menjadi aset resmi P3UW Lampung," kata Suratman.

Menurutnya, sesuai perjanjian kepada pihak pembeli, dua gedung yang akan dibongkar, lantai bangunan tidak dibongkar sebagaimana bangunan lain yang dahulu dijual oleh CPP. Sehingga dua bangunan ini lantainya masih dapat digunakan untuk kegiatan di masa depan.

Selain itu, bangunan lain berupa Lorong 1 dan Lorong 2 juga tidak dibongkar. Ada pun yang dibongkar adalah gedung eks pabrik di sebelah utara arah Region 2 sisi KPM. Kemudian satu gedung pabrik lagi yang terletak di arah selatan sisi Blok 8/9. (***)

Editor Amiruddin Sormin, Laporan: Nafian Faiz

Berikan Komentar

Anonymous


Arogansi nya p3uw...banyak gaya

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Mirza, Petarung Muda di Octagon Pilgub Lampung...

Di antara para kandidat yang telah mengambil formulir pendaftaran...

1105


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved