Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

ISTA 2017 Terapkan Konsep Pengelolaan Wsiata Berkelanjutan
Lampungpro.co, 05-Sep-2017

1035

Share

ISTA, World Economic Forum, Menteri Pariwisata Arief Yahya, ASEAN

JAKARTA (Lampungpro.com)-Kementerian Pariwisata untuk pertama kalinya menggelar ajang penghargaan Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA). Hal itu berangkat dari data World Economic Forum 2017 dimana Indonesia sebagai negara dengan nature and culture resources nomor 14 terbaik di dunia. Untuk itu sudah sepatutnya Indonesia dapat menjaga dan terus mempertahankannya. 

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata, Dadang Rizki Ratman mengatakan, ajang ini merupakan wujud komitmen kementerian pariwisata untuk mengembangkan sektor pariwisata dengan pendekatan pariwisata berkelanjutan.

"ISTA adalah ajang pemberian penghargaan kepada destinasi-destinasi di Indonesia yang sudah berproses dan menunjukkan adanya hasil dari penerapan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan," ujar Dadang Rizki didampingi Asdep Pengembangan Infrastruktur, Frans Teguh.

ISTA sendiri merupakan ajang penghargaan bagi destinasi serta entitas pemangku kepentingan (stakeholder) pariwisata yang telah berkomitmen menerapkan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) dalam pengelolaan pariwisata di daerahnya. ISTA 2017 pun mengusung tema "People and Nature Based Tourism".

Entitas tersebut adalah para pemangku kepentingan dalam suatu destinasi pariwisata yang berkolaborasi dan memenuhi kriteria pengelolaan destinasi pariwisata berkelanjutan. Hal ini khususnya bagi pengelola desa wisata, pengelola kawasan, Organisasi Tata Kelola Destinasi Destination Management Organization (DMO), Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), Badan Otorita Pariwisata (BOP), yayasan dan Perseroan Terbatas (PT).

"Pemberian penghargaan ini sejalan dengan rencana strategis pembangunan pariwisata nasional, regional dan global yang menjadikan pariwisata berkelanjutan sebagai dasar dan arahan pengembangan," ujar Dadang.

ISTA 2017 nantinya akan memberi penghargaan dalam empat kategori yakni kategori Pengelola Destinasi Pariwisata, Pemanfaatan Ekonomi untuk Masyarakat Lokal, Pelestarian Budaya bagi Masyarakat dan Pengunjung dan kategori Pelestarian Lingkungan. Selain itu juga akan dipilih satu destinasi sebagai juara umum, yaitu destinasi yang memperoleh nilai tertinggi di seluruh kategori.

Sementara Frans Teguh mengatakan, kriteria penilaian dalam ajang penghargaan ini menggunakan standar dari Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan untuk Indonesia, sebagai komitmen dan keseriusan pelaksanaan Sustainable Tourism Destination (STD) di Indonesia.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17177


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved