BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Ketua Yayasan Siger Prakarsa Bunda, Khaidarmansyah, memastikan nasib pendidikan 102 siswa SMA Siger 1 dan SMA Siger 2 tetap terjamin meski mereka telah dipindahkan ke sejumlah sekolah swasta di Kota Bandar Lampung.
Menurut Khaidarmansyah, seluruh biaya pendidikan para siswa tersebut tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung.
Langkah pemindahan dilakukan untuk memastikan para siswa memperoleh hak administrasi pendidikan secara lengkap, termasuk Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
"Pemindahan siswa dilakukan oleh Yayasan Siger Prakarsa Bunda dengan fasilitasi dan kerja sama bersama Dinas Pendidikan Provinsi Lampung. Meski berpindah sekolah, biaya pendidikan mereka tetap menjadi tanggung jawab Pemkot Bandar Lampung," ujar Khaidarmansyah, Jumat (5/6/2026).
Ia menjelaskan, keputusan memindahkan siswa ke sejumlah SMA swasta merupakan solusi agar proses belajar mengajar tetap berjalan dan seluruh peserta didik dapat terdata secara resmi dalam sistem pendidikan nasional.
Di tengah proses tersebut, Yayasan Siger Prakarsa Bunda tetap berkomitmen melanjutkan upaya memperoleh izin operasional sekolah. Khaidarmansyah mengatakan, secara administratif yayasan telah memenuhi hampir seluruh persyaratan yang ditentukan, kecuali kepemilikan aset tanah dan bangunan sekolah atas nama yayasan.
"Dari sekitar 30 persyaratan yang harus dipenuhi, saat ini yang belum kami miliki hanya aset berupa tanah dan gedung sekolah atas nama yayasan. Kami optimistis hal itu dapat segera terwujud," jelasnya.
Lebih lanjut, Khaidarmansyah menegaskan bahwa pendirian SMA Siger Prakarsa Bunda dilatarbelakangi semangat menghadirkan akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu yang membutuhkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memperluas akses pendidikan gratis bagi masyarakat, sehingga tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan karena keterbatasan ekonomi.
"SMA Siger hadir dengan semangat mewujudkan keadilan sosial di bidang pendidikan. Harapannya, semakin banyak anak-anak yang dapat melanjutkan sekolah tanpa terbebani biaya," kata Khaidarmansyah.
Selain membuka akses pendidikan yang lebih luas, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan angka partisipasi sekolah sekaligus mengurangi kesenjangan pendidikan di tengah masyarakat.
"Dengan adanya dukungan pemerintah, kami berharap semakin banyak anak-anak di Bandar Lampung yang bisa memperoleh pendidikan menengah dan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik," pungkasnya. (***)
Berikan Komentar
Bandar Lampung
565
Bandar Lampung
527
Bandar Lampung
1122
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia